Timur Tengah Memanas Imbas Perang Iran vs Israel, Menhub: 11 Maskapai Internasional Batalkan Penerbangan, Ini Daftarnya!

AKURAT JAKARTA – Eskalasi konflik di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran berdampak signifikan pada sektor penerbangan global.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan sejumlah maskapai internasional resmi membatalkan rute penerbangan mereka demi alasan keamanan.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengonfirmasi bahwa banyak maskapai yang memilih berhenti beroperasi sementara, terutama untuk rute yang melintasi ruang udara Timur Tengah.
Baca Juga: Malas di Hari Senin Setelah Libur Akhir Pekan? Terapkan 4 Strategi Ini dan Lihat Perubahannya
Hingga Minggu (1/3/2026), setidaknya ada 11 maskapai besar yang menghentikan atau menyesuaikan operasionalnya, yaitu:
Etihad Airways
Qatar Airways
Emirates
Singapore Airlines
Scoot Airlines
Malaysia Airlines
Philippine Airlines
Indigo Airlines
SriLankan Airlines
China Southern Airlines
Ethiopian Airlines
Sedangkan Saudia Airlines, saat ini dilaporkan masih memantau situasi secara ketat di beberapa kota tujuan di kawasan tersebut.
Kabar baik bagi penumpang domestik, Menhub memastikan dua maskapai nasional, Garuda Indonesia dan Lion Air, hingga saat ini belum terdampak secara langsung.
"Penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah masih berjalan normal. Namun, untuk rute Garuda Indonesia menuju Amsterdam, dilakukan pengalihan rute (reroute) melalui Kairo, Mesir," jelas Dudy.
Beberapa negara telah mengambil langkah ekstrem dengan menutup ruang udara untuk penerbangan komersial maupun pribadi, di antaranya:
Qatar
Uni Emirat Arab (UEA)
Bahrain
Kuwait
Irak
Suriah
Kemenhub meminta maskapai dan pengelola bandara memastikan hak penumpang tetap terpenuhi. Proses penanganan penumpang harus sesuai prosedur.
Baca Juga: Prediksi Skor AS Roma vs Juventus di Serie A, 2 Maret 2026: Giallorossi Uji Mental Bianconeri
Menhub Dudy juga menekankan pentingnya koordinasi dengan AirNav Indonesia dan otoritas asing untuk memperbarui informasi keamanan udara.
"Kami mengimbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi, terutama bagi yang berencana melakukan perjalanan Umroh," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



