Memasuki Tahun Kuda Api, Pakar Feng Shui Ingatkan Potensi Dinamika Sosial

AKURAT JAKARTA — Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026) menandai beralihnya siklus kalender lunar ke Tahun Kuda Api.
Tahun ini diyakini membawa energi yang sangat kuat dan dinamis, namun para pakar feng shui mengingatkan adanya tantangan besar di balik dominasi unsur api yang berlipat.
Dalam astrologi China, figur Kuda melambangkan kebebasan, keberanian, dan kecepatan. Ketika bertemu dengan elemen api, karakter tersebut menjadi jauh lebih intens.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Anggaran THR ASN 2026, Pencairan Ditargetkan Lebih Awal
Hal ini diprediksi akan menciptakan momentum perubahan besar, ambisi yang meledak, serta dorongan kolektif untuk bertindak cepat di berbagai sektor.
Energi Panas dan Tantangan Stabilitas
Meskipun menjanjikan progres yang cepat, para praktisi feng shui memberikan catatan penting mengenai dampak negatif dari energi api yang dominan.
Sifat api yang volatil dikhawatirkan dapat memicu ketegangan emosional yang mudah tersulut di tengah masyarakat.
"Dominasi energi api ini bisa memicu konflik dan situasi yang cenderung tidak stabil. Jika tidak dikelola dengan bijak, energi tersebut berpotensi memicu ketegangan sosial maupun politik," demikian petikan analisis yang berkembang di kalangan pakar astrologi timur tahun ini.
Situasi ini menuntut kedewasaan dalam bersikap, terutama dalam menghadapi isu-isu sensitif yang muncul di ruang publik.
Ambisi dan Persaingan di Berbagai Bidang
Selain potensi konflik, Tahun Kuda Api juga identik dengan meningkatnya aspek pencitraan dan persaingan ketat.
Karakter api yang selalu ingin menonjol membuat setiap individu maupun kelompok cenderung ekspresif dalam menunjukkan eksistensinya.
Hal ini diprediksi akan mewarnai dinamika ekonomi dan profesional sepanjang tahun 2026. Keinginan untuk tampil di depan dan meraih pencapaian instan menjadi ciri khas yang perlu diwaspadai agar tidak terjebak dalam ambisi yang destruktif.
Sebagai penyeimbang, masyarakat disarankan untuk mengedepankan kesabaran dan kejernihan berpikir guna meredam "hawa panas" yang dibawa oleh siklus tahun ini.
Dengan demikian, energi besar dari sang Kuda Api dapat diarahkan menjadi daya gerak pembangunan yang positif bagi bangsa.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




