Jakarta

Jangan Lupa! Wali Band, NDX AKA dan Dewi Perssik Bakal Goyang Panggung Rakyat di Monas pada 5 Oktober 2025, Perayaan HUT ke-80 TNI, Gratis!

Sastra Yudha | 3 Oktober 2025, 11:42 WIB
Jangan Lupa! Wali Band, NDX AKA dan Dewi Perssik Bakal Goyang Panggung Rakyat di Monas pada 5 Oktober 2025, Perayaan HUT ke-80 TNI, Gratis!

AKURAT JAKARTA – Warga Jakarta dan sekitarnya jangan sampai lupa! Mari rayakan HUT ke-80 TNI dengan hiburan gratis di Kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dalam rangka perayaan HUT ke-80 TNI pada 5 Oktober 2025, akan digelar Panggung Rakyat di Kawasan Monumen Nasional (Monas).

Panggung Rakyat ini akan menampilkan sederet artis populer Tanah Air, di antaranya: Wali Band, Dewi Perssik, dan NDX AKA.

Baca Juga: Siap-siap Liburan Nataru, Simak Daftar Diskon Tiket yang Disiapkan Pemerintah

Dikutip dari situs tni.mil.id, peringatan HUT ke-80 TNI adalah sarana memperkuat tali silaturahmi dan meneguhkan semangat pengabdian para prajurit TNI demi Indonesia jaya dan bukan hanya sebagai momentum seremonial belaka.

Puncak perayaan HUT ke-80 TNI bukan hanya menyajikan rangkaian upacara militer, tetapi juga menampilkan parade defile pasukan serta alutsista modern dan demonstrasi pasukan gabungan.

Selain itu, ada juga acara makan gratis dan pembagian sembako. Masyarakat yang datang juga akan mendapatkan kesempatan memperoleh doorprize fantastis, seperti 50 televisi, 200 sepeda motor, dan 50 lemari es.

Seluruh rangkaian acara HUT ke-80 TNI ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman yang berkesan untuk masyarakat Indonesia, baik yang hadir secara langsung atau yang hanya menyaksikan lewat siaran televisi atau media digital.

Baca Juga: 7 Manfaat Rebusan Air Lengkuas untuk Kesehatan

Bagi yang tertarik untuk menikmati serangkaian hiburan gratis, silahkan datang ke Monas pada Minggu, 5 Oktober 2025 esok lusa. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.