Jakarta

Pemerintah Desak SPBU Swasta Kerja Sama dengan Pertamina Demi Kelola Stok BBM

Titania Isnaenin | 18 September 2025, 21:32 WIB
Pemerintah Desak SPBU Swasta Kerja Sama dengan Pertamina Demi Kelola Stok BBM

 

AKURAT JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendesak SPBU swasta seperti Shell, BP, dan Vivo untuk berkolaborasi dengan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan stok bahan bakar minyak (BBM).

Bahlil menyampaikan, Pemerintah telah memberikan kuota impor tambahan sebesar 10% untuk SPBU swasta.

Baca Juga: Anjlok, Harga Emas Antam Tinggalkan Rekor Tertinggi Hari Ini

Namun hal ini masih bisa dilebihkan dengan berkolabrasi bersama Pertamina. 

"Kalau mau lebih, ini kan menyangkut hajat hidup orang banyak," tegas Bahlil.

"Ini cabang-cabang industri, kalau mau lebih silakan berkolaborasi dengan Pertamina." Tambahnya lagi.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Paling Mahal

Dalam keterangannya itu, Bahlil menyampaikan alasan utama di balik dorongan kolaborasi ini.

Menurutnya, BBM merupakan kebutuhan vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus tetap dikendalikan oleh negara.

"Kita kan tidak mau cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak ini semuanya diserahkan ke teori pasar," ujar Bahlil.

Adapun sebelumnya, Bahlil juga telah meminta SPBU swasta yang mengalami kekurangan pasokan agar segera bekerja sama dengan Pertamina untuk mencegah kelangkaan.

Bahlil juga mengungkapkan telah memimpin rapat khusus bersama Pertamina.

Ia bahkan telah menugaskan tim khusus untuk memantau perkembangan distribusi BBM di lapangan dan memastikan potensi dampak terhadap tenaga kerja dapat segera diatasi.

Koordinasi ini diharapkan dapat segera mengatasi kelangkaan di sejumlah SPBU swasta melalui pasokan bersama dengan Pertamina. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.