BPJS Kesehatan Berubah Total, Siap-Siap Sambut KRIS Mulai Juli 2025!

AKURAT JAKARTA - Perubahan besar akan segera terjadi dalam sistem BPJS Kesehatan.
Pemerintah mengumumkan bahwa mulai Juli 2025, sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan akan resmi dihapuskan.
Sebagai gantinya, akan diberlakukan sistem baru bernama Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menyamaratakan standar pelayanan bagi seluruh peserta.
Baca Juga: 12 Negara Bagian AS Ajukan Gugatan Hukum atas Tarif Trump
Selama ini, pembayaran iuran BPJS Kesehatan dibedakan berdasarkan kelas keanggotaan, yakni kelas 1, 2, dan 3.
Namun dengan penerapan sistem KRIS, konsep ini akan berubah total.
Hingga saat ini, besaran iuran peserta masih mengikuti ketentuan lama, dan pemerintah belum memberikan kepastian apakah iuran akan mengalami kenaikan seiring perubahan sistem ke KRIS.
Meski demikian, perubahan ini sudah dipastikan berlaku secara nasional mulai pertengahan tahun 2025.
Sebagai informasi tambahan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020, rincian iuran yang berlaku saat ini adalah Rp150 ribu per bulan untuk kelas 1, Rp100 ribu per bulan untuk kelas 2, dan Rp35 ribu per bulan untuk kelas 3.
Dengan sistem lama, peserta BPJS kelas 1 berhak atas ruang rawat inap berisi minimal 2-4 orang, kelas 2 mendapatkan ruang dengan kapasitas 3-5 orang, dan kelas 3 menempati ruang rawat berkapasitas 4-6 orang.
Baca Juga: Mengenal Rumah Kebaya, Rumah Adat Betawi Sarat Makna dan Filosofi Kehidupan
Meski skema KRIS mulai disosialisasikan, banyak peserta masih bertanya-tanya soal fasilitas baru yang akan diterima dan kemungkinan perubahan biaya iuran.
Pemerintah sendiri menjelaskan bahwa standar fasilitas di bawah KRIS akan dibuat setara untuk seluruh peserta, namun tetap menunggu evaluasi lebih lanjut terkait besaran iuran yang harus dibayarkan.
Sistem BPJS Kesehatan yang akan berubah pada Juli 2025 ini diharapkan dapat menciptakan pemerataan layanan kesehatan yang lebih adil bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Lebaran Betawi 2025 di Monas: Serunya Liburan Gratis dengan Budaya Khas Jakarta
Namun, tantangan terbesar adalah memastikan transisi dari sistem kelas ke KRIS berjalan mulus tanpa membebani peserta, terutama dari kalangan menengah ke bawah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





