Jakarta

Ancaman Tarif Impor AS: Gelombang PHK Hingga Naiknya Harga Makanan dan Minuman di Indonesia

Titania Isnaenin | 24 April 2025, 21:52 WIB
Ancaman Tarif Impor AS: Gelombang PHK Hingga Naiknya Harga Makanan dan Minuman di Indonesia

AKURAT JAKARTA - Ancaman tarif Trump kini menghantui para pelaku usaha di Indonesia.

Beberapa diantara mereka yang tergabung dalam GAPMMI atau Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia mengaku prihatin dengan kenaikan tarif impor resiprokal sebesar 32%.

Ketua GAPMMI, Adhi Lukman menuturkan bahwa dampak tarif Trump tersebut akan meningkatkan biaya produksi industri nasional .

Baca Juga: Viral Soal UTBK Bocor, Peserta Nekat Live Streaming Hingga Pasang Kamera di Kawat Gigi dan Kancing Baju

Baca Juga: Poin Usulan Indonesia ke AS Saat Negosiasi Tarif Trump

Terutama bagi produsen yang membutuhkan bahan baku dari AS.

Sementara itu, Adhi menambahkan bahwa adanya tarif Trump ini membuat daya saing produk Indonesia di pasar Internasional berkurang dan meningkatkan harga jual produk di Indonesia.

Belum lagi, kebijakan tarif ekspor Indonesia ke AS ini akan diprediksi alamai penurunan volume ekspor.

Baca Juga: Sempat Melonjak Drastis, Harga Emas Per Hari Ini Kompak Turun

Baca Juga: MPR Sepakat Dengan Prabowo Soal Rencana Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

Yang mana hal tersebut dapat mengancam lapangan kerja disektor makanan dan minuman.

Ditambah dengan situasi ekonomi yang sedang lesu, GAPMMI berharap pemerintah segera melakukan upaya untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan akibat tingginya tarif Impor AS. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.