Jakarta

Turut Hadir Dalam Peluncuran, Benarkah Kaesang Pangarep Masuk Daftar Pengurus BPI Danantara ?

Titania Isnaenin | 24 Februari 2025, 20:02 WIB
Turut Hadir Dalam Peluncuran, Benarkah Kaesang Pangarep Masuk Daftar Pengurus BPI Danantara ?

 

AKURAT JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kabarnya telah meresmikan Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Danantara atau Daya Anagata Nusantara.

Peresmian tersebut dilakukan di halaman Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (24/2/2025) yang dihadiri sejumlah tokoh penting.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut mendampingi peluncuran tersebut bersama mantan presiden dan wakil presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin.

Dalam peluncuran BPI Danantara, Prabowo menegaskan bahwa peluncuran ini akan menjadi penanda atas keseriusan pemerintah dalam rangka menumbuhkan instrumen pembangunan nasional dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Ini Dia Daftar 7 BUMN yang Asetnya Bakal Dikelola Danantara, Total Sampai Triliunan Rupiah

Tak hanya itu, dengan adanya Danantara, pemerintah berharap dapat mengubah cara pengelolaan kekayaan bangsa demi kesejahteraan rakyat.

“Peluncuran Danantara Indonesia hari ini memiliki arti yang sangat penting karena Danantara Indonesia bukan sekadar badan pengelola investasi melainkan harus menjadi instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan cara kita mengelola kekayaan Indonesia,” tutur Prabowo. 

Adapun ditengah kabar peluncuran Danantara, Ketua Umum PSSI Kaesang Pangarep diketahui turut hadir di Istana Kepresidenan.

Kehadirannya itu lantas menjadi sorotan publik dan menjadi trending topik di media sosial usai jabatannya dipertanyakan.

Baca Juga: Peluncuran Danantara Memicu Reaksi Pro Kontra di Masyarakat, Apa Alasannya?

Dimana kabar itu semakin mendapat sorotan publik usai beredarnya sebuah poster di media sosial yang menuliskan bahwa Kaesang masuk kedalam daftar struktural Danantara sebagai pimpinan operasional BUMN.

Namun, kabar tersebut dibantah Kaesang yang menuding dirinya masuk dalam daftar pengurus BPI Danantara.

"Tidak (tidak masuk dalam struktur). Kita selalu dukung, semua program pak Presiden kita," kata Kaesang.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, memaparkan struktur organisasi Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Baca Juga: Imbas Viralnya Kritik Bayar Bayar Bayar, Kapolri Listyo Sigit Mendadak Beri Tawaran Sukatani Jadi Duta Polri

Dalam pemaparannya itu, ia menjelaskan bahwa Danantara akan dipimpin oleh Rosan Roeslani yang akan dibantu oleh dua pimpinan lain.

Hasan menambahkan bahwa nantinya Danantara akan dibagi menjadi dua holding, yakni operasional dan bidang investasi.

Adapun masing-masing bidang yang dimaksud, Dony Oskaria yang juga wakil menteri BUMN akan memimpin bidang operasional.

Sementara Pandi Sjahrir akan memimpin bidang investasi.

Baca Juga: BRIN dan Muhammadiyah Beda Bendapat Soal Awal Ramadhan, Prof Thomas: Kemungkinan Jatuh pada 2 Maret 2025

Hasan Nasbi juga merinci bahwa Presiden Prabowo menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara, yang dibantu Wakil Ketua Dewan Pengawas Muliaman Hadad.

Bahkan Mantan Presiden RI juga akan dilibatkan menjadi penasihat Danantara, yang menjadi persyaratan dalam Prinsip Santiago (Santiago Principle), sebagai pedoman tata kelola SWF yang baik.

"Mantan-mantan Presiden itu nanti akan diajak untuk menjadi penasihat, agar lembaga ini betul-betul dikawal, dijaga oleh figur-figur yang penuh integritas dan memang cinta Indonesia," kata Hasan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.