Benarkah Tempe Dapat Digunakan untuk Mengobati Diare hingga Mencegah Asma? Berikut 10 Manfaatnya Bagi Kesehatan

AKURAT JAKARTA - Siapa yang tidak kenal tempe? Tempe adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi.
Tempe merupakan lauk makan yang memiliki kandungan gizi yang kaya, sehingga tempe sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.
Tempe merupakan sumber protein nabati yang kaya akan serat, vitamin B, zat besi, kalsium, dan magnesium.
Baca Juga: Gebyar Promo Valentine Day 2025: Dari Alfamart, Indomart, Chatime hingga HokBen, Cek di Sini!
Tempe dapat diolah menjadi berbagai makanan, seperti tempe bacem, tempe goreng, keripik tempe, mendoan, semur tempe, dll.
Karena itu, tempe ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Dikutip dari situs Kemenkes, berikut 10 manfaat tempe bagi kesehatan:
1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh.
Manfaat tempe salah satunya karena mengandung berbagai jenis bakteri baik (probiotik) dan antioksidan isoflavon.
2. Mengobati Diare.
Tempe juga mengandung zat-zat antibakteri yang mampu mengatasi berbagai penyakit infeksi seperti diare.
3. Mencegah Osteoporosis.
Kandungan kalsium dan vitamin K yang cukup tinggi, juga menjadi salah satu manfaat tempe bagi kesehatan.
4. Menjaga Kesehatan Jantung.
Kandungan antioksidan dan antiinflamasi pada tempe mampu melindungi pembuluh darah dari kerusakan inflamasi dan oksidatif sehingga membuat jantung sehat.
5. Mencegah Penyakit Jantung Koroner.
Tempe juga mengandung zat-zat yang mempunyai sifat hipokolesterolemik (menurunkan lemak darah), yaitu: protein, asam lemak tidak jenuh majemuk, serat pangan, niacin, vitamin E, karotenoid, isoflavon dan kalsium.
6. Mencegah Penyakit Saluran Pencernaan.
Adanya serat pangan yang cukup tinggi pada tempe mampu mencegah penyakit saluran pencernaan, seperti diverticulosis (borok pada usus besar), kanker, dan hernia.
Selain itu, enzim lipase, protease, dan amilase yang diproduksi oleh Rhizopus sp (kapang tempe) yang masing-masing berguna untuk pencernaan lemak, protein, dan karbohidrat sangat membantu proses pencernaan makanan di dalam tubuh
7. Mencegah Kanker.
Kandungan antioksidan isoflavon pada Tempe, seperti daidzein, glisitein, genistein dan 6,7,4 trihidroksi isoflavon pada tempe dapat mencegah kanker
8. Mencegah Anemia.
Tempe mengandung protein, zat besi, vitamin B12, asam folat, tembaga dan seng yang sangat dibutuhkan untuk sintesis haemoglobin
9. Mencegah Diabetes Mellitus.
Tempe mengandung protein, serat pangan, dan isoflavon yang mampu menjaga keseimbangan gula darah dan memperbaiki resistensi insulin
10. Mencegah Asma.
Penyakit ini dapat dicegah karena serat pangan dan asam lemak tidak jenuh esensial (asam oleat, linoleat, linolenat) yang terkandung pada tempe mampu mengurangi tingkat peradangan terkait respon pernapasan dan memperkuat sel-sel kekebalan di paru-paru. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026

