Hati-hati! 21 Kecamatan di Jakarta Ini Berpotensi Kena Longsor Akibat Curah Hujan Tinggi hingga Akhir Februari 2025

AKURAT JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan info prakiraan wilayah di Jakarta yang berpotensi tanah longsor.
Tanah longsor tersebut berpotensi terjadi di 21 kecamatan yang tersebar di 4 wilayah Jakarta.
Longsor tersebut diakibatkan oleh peningkatan intensitas curah hujan selama bulan Januari hingga Februari 2025.
Untuk itu, BPBD meminta para lurah, camat, dan masyarakat untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, meminta camat dan lurah beserta masyarakat aktif mengecek kondisi wilayahnya masing-masing, terutama yang berdekatan dengan aliran sungai maupun terdapat tebing atau gawir.
"Petugas TRC BPBD di setiap kelurahan bersama lurah dan camat memonitor bersama apabila ada kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan baik BPBD maupun instansi terkait," ujar Isnawa dalam keterangannya, Senin (3/2/2025).
Ia menyampaikan, lokasi yang sudah dipetakan dikoordinasikan dengan Dinas SDA untuk pelaksanaan teknis di lapangan.
Selain itu, BPBD DKI Jakarta pun mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon di lokasi rawan dan sudah minim vegetasi untuk mencegah potensi bahaya tanah longsor.
"Antisipasi lainnya yang dapat dilakukan yakni dengan membuat bronjong dan turap mandiri, apabila tanah dalam keadaan miring atau berpotensi bergerak atau bergeser," pungkasnya.
Diketahui, beberapa wilayah di Jakarta berpotensi terjadi gerakan tanah berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG.
Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa wilayah dengan kondisi tersebut berada di Zona Menengah-Tinggi potensi terjadinya tanah longsor.
Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.
Sementara pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali sehingga berpotensi terjadi longsor.
Adapun 21 kecamatan di DKI Jakarta berada di Zona Menengah - Tinggi potensi terjadinya tanah longsor, yaitu:
1. Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat
2. Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat
3. Kecamatan Cilandak,Jakarta Selatan
4. Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan
5. Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
6. Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
7. Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
8. Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan
9. Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan
10. Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan
11. Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan
12. Kecamatan Cakung, Jakarta Timur
13. Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur
14. Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur
15. Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur
16. Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur
17. Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur
18. Kecamatan Makasar, Jakarta Timur
19. Kecamatan Matraman, Jakarta Timur
20. Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur
21. Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



