Jakarta

Diduga Kalah Saing Dengan Pertamina Dan Bakal Cabut Dari RI, Shell Langsung Bantah Soal Kemungkinan Menutup Seluruh SPBU di Indonesia

Titania Isnaenin | 24 November 2024, 19:03 WIB
Diduga Kalah Saing Dengan Pertamina Dan Bakal Cabut Dari RI, Shell Langsung Bantah Soal Kemungkinan Menutup Seluruh SPBU di Indonesia

AKURAT JAKARTA - Belakangan Indonesia dikabarkan dengan pemberitaan heboh yang datang dari perusahaan pengisian bahan bakar Shell.

Dimana kabarnya Shell bakal cabut dari RI dan menutup seluruh stasiun pengisian bahan bakarnya di Indonesia.

Desas desus tutupnya Shell di Indonesia disebabkan oleh adanya dugaan sulitnya bersaing dengan Perusahaan milik Negara Pertamina.

Yang hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Investasi Aspermigas Moshe Rizal, dalam pemberitaan  Liputan 6.com.

 

Namun kabar hengkangnya Shell dari RI tersebut langsung dibantah oleh Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, Susi Hutapea.

Pihaknya menegaskan bahwa informasi terkait Shell hendak menutup seluruh SPBU di Indonesia tidaklah benar.

"Shell Indonesia menginformasikan bahwa informasi yang beredar terkait rencana Shell untuk menutup seluruh SPBU di Indonesia adalah tidak benar," ujarnya dikutip dari ANTARA.

Hingga saat ini, Susi mengaku bahwa Shell masih terus berfokus pada operasi SPBU-nya.

 

Kendati demikian, Shell memilih untuk enggan berkomentar lebih jauh terkait spekulasi pasar yang terjadi baik saat ini dan kedepan.

"Kami tidak dapat berkomentar atas spekulasi yang terjadi di pasar. Shell Indonesia tetap berfokus pada kegiatan operasi SPBU untuk para pelanggan kami," lanjutnya.

Adapun melansir dari laman resmi Shell, perusahaan migas yang bergerak di bisnis hulu dan hilir itu punya lebih dari 170 SPBU di Indonesia.

 

Shell memiliki pabrik pelumas yang berada di Marunda, Jakarta.

Serta satu terminal penyimpanan bahan bakar di Gresik Jawa Timur. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.