TAHUKAH KAMU? Di Balik Aromanya yang Tak Sedap, Ternyata Jengkol Mengandung Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Berikut 15 di Antaranya

AKURAT JAKARTA - Jengkol mungkin sudah familiar di telinga masyarakat Indonesia. Karena Jengkol merupakan salah satu ikon kuliner khas Indonesia.
Jengkol telah diolah menjadi berbagai ragam hidangan lokal. Seperti direndang, disemur, dimasak gulai, balado, hingga dijadikan camilan seperti keripik dan kerupuk jengkol.
Meski populer, namun tidak semua orang menyukai jengkol. Hal tersebut karena aromanya yang sangat kuat. Bahkan setelah dimakan, air kencingnya pun sangat berbau jengkol.
Di balik aromanya yang kuat, ternyata tersimpan banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Karena Jengkol mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh, seperti protein, serat, fosfor, kalium, dan vitamin.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut 15 manfaat jengkol untuk Kesehatan:
1. Mencegah diare kibat bakteri
Kulit dan buah jengkol mengandung senyawa tannin, yang berperan sebagai antibakteri yang menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.
Salmonella typhi merupakan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi primer usus dan diare, terutama pada anak-anak.
Mengonsumsi jengkol dapat mencegah bakteri Salmonella typhi sehingga mencegah pula diare.
2. Menurunkan gula darah
Abdul Razak dalam rilis hasil penelitiannya menjelaskan, bahwa kulit jengkol yang memiliki kandungan fenolat dan terpenoid berpotensi menurunkan kadar gula darah.
3. Sumber protein
Jengkol merupakan salah satu sumber protein nabati yang kaya akan asam amino esensial.
Protein berperan penting dalam pembentukan otot, pertumbuhan, dan pemeliharaan jaringan tubuh.
4. Menjaga kesehatan tulang
Jengkol mengandung kalsium yang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Dengan kandungan tersebut, jengkol juga dapat mencegah osteoporosis.
5. Menjaga daya tahan tubuh
Jengkol yang mengandung vitamin C dapat berfungsi sebagai antioksidan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
6. Membuat kulit lebih sehat
Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam jengkol berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kilau kulit.
Nutrisi yang terdapat dalam jengkol juga dapat mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
7. Efek antioksidan dan anti-peradangan
Senyawa bioaktif dalam tanaman ini, termasuk flavonoid dan alkaloid, telah terbukti memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan.
Kandungan senyawa dalam jengkol tersebut dapat membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit.
8. Membantu pencernaan
Jengkol kaya akan serat. Dengan kandungan tersebut, manfaat jengkol untuk kesehatan di antaranya termasuk membantu melancarkan buang air besar dan memperbaiki sistem pencernaan.
9. Membantu menurunkan berat badan
Dalam Biosaintifika yang diterbitkan Universitas Negeri Semarang dijelaskan, biji jengkol mengandung asam amino sulfur. Kandungan tersebut diyakini berperan menurunkan berat badan.
10. Anti-diabetes
Masih merujuk pada Biosaintifika, jengkol mengandung senyawa flavonoid, khususnya isoflavon, yang telah terbukti merangsang sekresi insulin.
Dengan kandungan tersebut jengkol menjadi pengobatan alami potensial untuk diabetes.
11. Mengurangi risiko penyakit kronis
Flavonoid yang terdapat dalam tanaman ini memiliki sifat antioksidan. Kandungan tersebut dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan mengurangi risiko penyakit kronis.
12. Mengurangi risiko penyakit jantung
Kandungan serat dan fitonutrien yang melimpah dalam jengkol dapat membantu menurunkan kolesterol darah.
Oleh karena itu, jengkol dipercaya mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.
13. Penangkal radikal bebas
Senyawa bioaktif tanaman ini diyakini memiliki kemampuan untuk menghilangkan radikal bebas yang dapat berkontribusi pada berbagai penyakit.
14. Memperbaiki sel darah putih
Kandungan vitamin C yang terdapat dalam jengkol dapat menaikkan produksi sel darah putih yang penting dalam melawan berbagai penyakit atau infeksi.
Selain itu, kandungan vitamin C dalam jengkol juga berfungsi sebagai antioksidan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
15. Mencegah anemia
Jengkol mengandung zat besi yang cukup melimpah untuk membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





