Jakarta

Tahir Solo Museum Baru Dibuka, Temukan Robot Dinosaurus hingga Rover Bulan Di Sana

Anggerhana Denni Rahmawati | 6 September 2026, 20:50 WIB
Tahir Solo Museum Baru Dibuka, Temukan Robot Dinosaurus hingga Rover Bulan Di Sana
Tahir Solo Museum yang baru dibuka. - Instagram @balaikota.solo

AKURAT JAKARTA - Tahir Solo Museum hadir sebagai salah satu destinasi baru di Kota Solo yang menawarkan pengalaman wisata berbeda.

Sejak dibuka untuk umum pada pertengahan Juli 2026, museum ini tidak hanya mengajak pengunjung melihat koleksi, tetapi juga mengenalkan sains, teknologi, budaya, seni, hingga perkembangan kehidupan manusia.

Berlokasi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Pedaringan, Jebres, Solo, museum ini berdiri di atas lahan seluas lima hektare dengan luas bangunan mencapai 60.000 meter persegi.

Lokasinya juga relatif dekat dari kawasan Universitas Sebelas Maret (UNS), sekitar 1,1 kilometer.

Museum yang merupakan hibah dari Tahir Foundation milik Dato' Sri Tahir tersebut memiliki empat lantai dengan sejumlah zona berbeda.

Setiap area menghadirkan tema yang membuat kunjungan terasa seperti perjalanan dari masa lalu hingga perkembangan teknologi masa kini.

Pengunjung akan menemukan replika tata surya di Lobby Hall - Alam Semesta.

Area ini juga memadukan unsur sains dengan arsitektur yang terinspirasi dari karya Gaudi.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Zona Evolusi Kehidupan.

Di sini terdapat sejumlah koleksi yang menjadi daya tarik, mulai dari fosil asli hingga replika robot dinosaurus yang didatangkan langsung dari China.

Baca Juga: Bukan Sekedar Motor Bebek! Honda Supra X Cross 125 Siap Mengaspal, Spesifikasi Gahar Ala Trail dan Harga Bikin Penasaran Pecinta Roda Dua

Tidak berhenti pada sejarah kehidupan, museum juga membawa pengunjung melihat perkembangan eksplorasi luar angkasa.

Zona Antariksa di lantai pertama menampilkan berbagai koleksi seperti baju astronot, replika menara peluncur roket Wenchang, satelit Beidou, hingga Yutu-2 Lunar Rover.

Sementara itu, lantai dua menghadirkan galeri seni yang merupakan hasil kolaborasi dengan Fakultas Seni Rupa dan Desain UNS serta ISI Solo.

Di Lower Ground terdapat STEAM Hub yang menampilkan kendaraan tanpa awak hasil karya mahasiswa Bengawan Team UNS.

Dengan kombinasi tersebut, Tahir Solo Museum menawarkan pengalaman yang tidak terbatas pada wisata melihat benda koleksi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.