Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Lagi 28 Maret, Ketahui Aturan dan Sistem Barunya

AKURAT JAKARTA - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) resmi mengumumkan pembukaan kembali jalur pendakian gunung yang berada di Pulau Lombok tersebut.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kawasan, fasilitas, serta kesiapan petugas menghadapi musim kunjungan wisata.
Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, menegaskan bahwa pembukaan kembali dilakukan setelah berbagai aspek diperiksa secara komprehensif.
Baca Juga: Tips Memilih Sepatu Lari Xtep Sesuai dengan Gaya Lari
"Pembukaan Kembali jalur pendakian dilakukan usai evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Kawasan, fasilitas pendukung, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi musim kunjungan wisata," kata Budhy, seperti dikutip dari Antara, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya kini memperkuat aspek keselamatan, konservasi, dan tata kelola destinasi dengan melibatkan pemerintah daerah serta masyarakat sekitar.
Sistem baru yang diterapkan meliputi aktivasi gelang RFID, personal beacon pemantau posisi pendaki, pembangunan pusat komando, integrasi komunikasi radio, hingga implementasi zero waste berbasis digital.
Baca Juga: Dinas Citata Ungkap 185 Lapangan Padel di Jakarta Belum Kantongi PBG
Dukungan juga datang dari Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal.
Ia menyatakan pemerintah provinsi siap mendorong pengelolaan kawasan yang lebih kolaboratif.
"Arah pendakian Gunung Rinjani bukan menuju pariwisata massal, melainkan pendakian yang eksklusif, berkualitas, dan berorientasi konservasi. Pengalaman kelas dunia harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem," katanya.
Baca Juga: Tips Buat Anjing Sehat dan Bahagia, Tanpa Perlu Khawatir Terkena Kutu
Gunung Rinjani mencatat total kunjungan pendakian sebanyak 80.214 orang.
Dari jumlah tersebut, 43.236 merupakan wisatawan mancanegara dan 36.978 wisatawan domestik.
Sementara itu, kunjungan wisata nonpendakian mencapai 52.108 orang, terdiri dari 51.311 wisatawan domestik dan 797 wisatawan mancanegara.
Baca Juga: 6 Kesalahan Saat Puasa yang Bikin Berat Badan Gagal Turun
Dengan sistem yang lebih modern dan standar keselamatan yang ditingkatkan, kamu yang berencana mendaki diharapkan tetap mematuhi aturan, menjaga kebersihan, serta menghormati ekosistem.
Pembukaan kembali ini bukan hanya soal wisata, tetapi juga tentang menjaga kelestarian alam Rinjani untuk jangka panjang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







