Jakarta

Ide Kreatif Seniman Wonogiri, Ubah Wayang Kulit Menjadi Miniatur Custom Jadi Andalan Souvenir hingga Kado yang Unik

Saeful Anwar | 6 Desember 2024, 18:27 WIB
Ide Kreatif Seniman Wonogiri, Ubah Wayang Kulit Menjadi Miniatur Custom Jadi Andalan Souvenir hingga Kado yang Unik


AKURAT JAKARTA - Ide kado unik dicetuskan oleh seorang seniman asal desa Kepuhari, Kecamatan Manyaran, Wonogiri, Jawa Tengah.

Kado unik tersebut terbuat dari kulit dan berbentuk seperti wayang.

Namun siapa sangka jika wayang ini bisa disesuaikan dengan wajah keinginan pelanggan.

Salah satu koordinator wisata Kampung Wayang kepuhsari sekaligus pemilik sanggar Asto Kenyo Art, Retno Lawiyani menerangkan jika gagasan pembuatan wayang custom ini ia dapatkan dari pelanggan.

Baca Juga: Pecinta Seni Merapat! TIM Festival Digelar Besok 7 November 2024 di Taman Ismail Marzuki, Ini Kegiatan Seni Budaya yang Dihadirkan

Menurutnya ide kreatif tersebut sebagai upaya mempertahankan kebudayaan yang telah diwariskan secara turun temurun.

Hingga suatu hari ia menerima sebuah keinginan pelanggan yang minta dibuatkan wayang berbentuk tokoh sang pelanggan.

Meskipun belum pernah membuatnya, Retno belajar untuk mengikuti keinginan pelanggan dan ternyata justru mampu memikat pasar baru.

Baca Juga: GRATIS! IMF 2024 Bakal Digelar di Solo Pertengahan Bulan Depan, Menyuguhkan Ragam Budaya Lewat Keindahan Seni Topeng, Berikut Rangkaian Acaranya

"Saya banyak belajar dari pelanggan," terangnya.

Siapa sangka jika permintaan membuat wayang custom ini terus membeludak yang bisa dijadikan ide kado hingga souvenir.

Bahkan karya seni Retno ini pernah dijadikan souvenir resmi pada gelaran Asian Games Jakarta-Palembang pada 2018 lalu.

Baca Juga: GRATIS! Wayang Jogja Night Carnival Bakal Digelar 7 Oktober 2024, Pentaskan Gatotkaca Wirajaya

Namun demikian, sebagai seniman Retno juga membuat berbagai wayang tradisional yang digunakan oleh dalang-dalang kondang tanah air.

"Pelanggan yang datang kebanyakan dalang kondang, tapi tiap dalang memiliki karakteristik perawakan wayang tersendiri," terang Retno.

Di dunia persenian wayang kulit, Retno mendapatkan ilmu secara turun temurun dari leluhur terdahulunya.

Baca Juga: SLANKERS MERAPAT! Konser Gratis Slank Meriahkan Pesta Rakyat Pandu Laut di Pangandaran, Ada Wayang Kulit, Golek hingga Tari Ronggeng, Catat Tanggalnya

Ia merupakan generasi ke-19 dari pengrajin wayang terdahulu.

"Saya generasi ke-19, konon simbah-simbah itu masuk ke desa ini sejak abad ke-17 dan secara turun temurun (membuat wayang)," kata Retno.

Kini usaha Retno mempertahankan kebudayaan yang diwariskan secara turun temurun telah membuahkan hasil.

Pasalnya, wayang kulit buatan Retno telah menembus pasar internasional.

Baca Juga: Rundown Shaping Tomorrow Together di Lapangan Banteng, Sabtu Besok: Ada Salsation Sari Unen hingga Konser Om Leo Berkaraoke dan Yovie & Nuno, Gratis!

Beberapa waktu yang lalu seorang turis asal Yunani bahkan datang langsung ke sanggar Asto Kenyo Art untuk membeli wayang kulit asli Wonogiri tersebut.

Selain menawarkan produk wayang, Kampung Wayang Kepuhsari juga kerap mengadakan workshop yang diikuti oleh turis mancanegara.

"Kita nggak hanya jual wayang tapi juga adakan workshop, banyak wisatawan yang datang baik lokal maupun mancanegara untuk belajar bikin wayang bahkan sape nginep buat belajar wayang," terangnya kepada tim Akurat Jakarta.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.