Jokowi Bakal Reshuffle 12 Menteri Ini, Bersih-bersih Pro-Ganjar? Begini Klarifikasi Pihak Istana

AKURAT JAKARTA - Beredar salinan dokumen berisi usulan daftar reshuffle Kabinet Indonesia Maju (KIM).
Disebutkan ada 13 pos menteri dan pejabat setingkat menteri yang akan diganti atau digeser dalam reshuffle ke-7 Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dokumen tersebut dibuat sedemikian rupa dengan kepala kop surat Sekretariat Negara dan ditandatangani Mensesneg Pratikno.
Di dalamnya tertulis ada 13 pos kementerian dan instansi yang menteri atau kepalanya bakal diganti.
Menteri-menteri yang diusulkan untuk direshuffle dan telah disetujui oleh Presiden Jokowi tersebut, mayoritas dari PDI Perjuangan.
Sehingga banyak yang menyebut, reshuffle ke-7 ini merupakan upaya Jokowi untuk bersih-bersih pendukung Capres Cawapres Ganjar Pranowo- Mahfud MD.
Apalagi, Mahfud MD juga masuk dalam daftar salah satu menteri yang bakal diganti oleh Marsekal (purn) Hadi Tjahjanto yang saat ini menjabat Menteri ATR/BPN.
Selain Mahfud MD, ada juga nama Menseskab Pramono Anung, Mensos Tri Rismaharini, Menkum HAM Yasonna Laoly, Men-PANRB Abdullah Azwar Anas, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dan Kepala BIN Budi Gunawan.
Benarkah Presiden Jokowi bakal reshuffle ke-7 Kabinet Indonesia Maju? Pihak Istana menyebutkan bahwa dokumen yang beredar itu tidak benar alias hoaks.
Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana, meminta media tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
"Saat ini beredar sebuah dokumen reshuffle ke-7 Kabinet Indonesia Maju yang telah diusulkan dan disetujui Presiden. Dapat dipastikan dokumen tersebut hoaks, mengandung informasi yang tidak benar/bohong," kata Ari Dwipayana, di Jakarta, Rabu (22/11/2023).
"Mengingat banyaknya hoaks dan kabar bohong yang beredar belakangan ini, kami menghimbau agar publik melakukan check and recheck dan tidak mudah percaya pada informasi dan berita-berita yang tidak berasal dari sumber yang resmi dan kredibel," lanjutnya.
Diketahui, sebelumnya beredar kabar soal sejumlah menteri Jokowi dari PDIP berencana mundur. Namun hal itu tidak terkonfirmasi.
Belakangan, pada saat hubungan PDIP dengan Jokowi merenggang, muncul pertanyaan apakah menteri-menteri asal PDIP akan mundur atau dirombak.
Namun usai bertemu Jokowi dua hari lalu, Ketua DPP PDIP bidang Politik, Puan Maharani, mengatakan bahwa partainya akan mengawal pemerintahan Presiden Jokowi hingga rampung.
Sementara Mahfud maju di Pilpres 2024 menjadi calon Wakil Presiden mendampingi Ganjar Pranowo.
Mahfud-Ganjar paslon nomor urut 3 bersaing dengan paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran, yang mana Gibran adalah putra Presiden Jokowi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






