Jetour T2 i-DM Bawa Kombinasi Performa Hybrid dan Kelengkapan Keselamatan ISOFIX Siap Jadi SUV Keluarga Favorit

AKURAT JAKARTA - Jetour T2 i-DM membawa kombinasi performa hybrid dan kelengkapan keselamatan yang membuatnya menarik untuk dipertimbangkan sebagai SUV keluarga.
Mengusung teknologi plug in hybrid (PHEV), mobil ini memadukan mesin pembakaran internal dengan penggerak listrik, sementara fitur ISOFIX mendukung pemasangan kursi keselamatan anak yang kompatibel.
Perpaduan tersebut menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan berkarakter tangguh dengan fasilitas yang menunjang kebutuhan keluarga saat beraktivitas maupun bepergian.
Di pasar Indonesia, Jetour T2 i-DM dibanderol Rp 688 juta dan tersedia dalam satu varian dengan lima pilihan warna. Mobil ini mengusung desain eksterior mengotak dengan garis tegas yang memberikan kesan SUV petualang.
Di balik penampilannya, tersedia kabin lapang, perangkat hiburan modern, serta sejumlah fasilitas yang mendukung kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Daya tarik utama dari sisi penggerak terletak pada penggunaan teknologi plug in hybrid. Sistem PHEV menggabungkan mesin konvensional dengan motor listrik dan baterai yang dapat diisi melalui sumber daya eksternal.
Dengan sistem tersebut, kendaraan dapat menggunakan tenaga listrik dalam kondisi yang sesuai dengan kemampuan penggeraknya, sekaligus tetap mengandalkan mesin pembakaran internal.
Teknologi ini menjadi salah satu pertimbangan bagi konsumen yang tertarik pada kendaraan elektrifikasi untuk penggunaan sehari hari. Meski begitu, kemampuan performa Jetour T2 i-DM belum dapat dinilai secara menyeluruh hanya dari jenis sistem penggeraknya.
Informasi mengenai tenaga gabungan, torsi, kapasitas baterai, jarak tempuh dengan tenaga listrik, konsumsi bahan bakar, dan waktu pengisian daya perlu merujuk pada spesifikasi resmi kendaraan.
Selain sistem penggerak hybrid, karakter SUV keluarga juga terlihat dari desain bodinya yang kokoh. Bentuk mengotak dengan garis tegas memberikan identitas visual yang kuat dan berbeda dari SUV perkotaan berdesain membulat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fulham vs Hull City di Premier League, 17 Oktober 2026: Mampukah The Cottagers Mengakhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 4Prediksi Skor Newcastle United vs Aston Villa di Premier League, 17 Oktober 2026: Duel Kontras di St James' Park
- 5Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 7Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 8Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






