Jakarta

Prediksi Skor AS Roma vs Slovan Bratislava di UCL, 21 Oktober 2026: Giallorossi Masih Memburu Kemenangan Perdana Eropa

Winda Wahdania | 20 Oktober 2026, 18:30 WIB
Prediksi Skor AS Roma vs Slovan Bratislava di UCL, 21 Oktober 2026: Giallorossi Masih Memburu Kemenangan Perdana Eropa
AS Roma mengincar tiga poin perdana di UCL 2026/2027 saat menjamu Slovan Bratislava di Stadion Olimpico.

AKURAT JAKARTA - AS Roma akan menjamu Slovan Bratislava pada matchday ketiga fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027, Rabu, 21 Oktober 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Italia, dengan waktu kick-off pukul 02.00 WIB.

Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi tuan rumah untuk meraih kemenangan perdana sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen fase liga.

Roma datang dengan modal yang cukup menjanjikan di kompetisi domestik. Tim asuhan Gian Piero Gasperini belum terkalahkan di Serie A dan terus bersaing di papan atas klasemen.

Namun, performa mereka di Eropa masih jauh dari harapan. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahce, Giallorossi kembali kehilangan poin ketika menyerah 3-4 dari Real Madrid dalam pertandingan yang berlangsung dramatis.

Di sisi lain, Slovan Bratislava juga membutuhkan hasil positif setelah menelan dua kekalahan telak pada dua pertandingan awal fase liga. Klub asal Slovakia tersebut kalah 1-6 dari Paris Saint-Germain dan takluk 0-3 dari Stuttgart.

Situasi ini membuat duel di Roma menjadi ujian penting bagi kedua tim, terutama bagi tuan rumah yang memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.

Baca Juga: Prediksi Skor Napoli vs Bodo/Glimt di UCL, 21 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Tengah Ancaman Kejutan Tim Norwegia

Preview

AS Roma memiliki alasan kuat untuk percaya diri menjelang pertandingan ini. Performa mereka di Serie A menunjukkan konsistensi, dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang dari tujuh pertandingan.

Raihan 17 poin menempatkan Roma hanya dua poin di belakang Inter Milan dan Lazio yang memimpin klasemen.

Akan tetapi, konsistensi tersebut belum sepenuhnya terlihat di UCL. Roma mengawali perjalanan dengan hasil imbang 1-1 melawan Fenerbahce, sebelum mengalami kekalahan menyakitkan dari Real Madrid.

Dalam pertandingan terakhir itu, Giallorossi sempat unggul 3-1 pada menit ke-60 berkat dua gol Donyell Malen dan satu gol Marten de Roon.

Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Real Madrid mencetak tiga gol pada menit-menit akhir melalui Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger untuk membalikkan keadaan menjadi 4-3.

Kekalahan itu memperlihatkan bahwa Roma masih perlu meningkatkan konsentrasi, terutama ketika menghadapi tekanan pada fase akhir pertandingan dan situasi bola mati.

Menghadapi Slovan Bratislava, Gasperini diharapkan mampu memaksimalkan penguasaan bola dan memanfaatkan keunggulan kualitas individu para pemainnya.

Donyell Malen bisa menjadi tumpuan utama di lini depan setelah mencatatkan tiga kontribusi gol dalam dua pertandingan UCL musim ini.

Pergerakannya di area pertahanan lawan berpotensi membuka ruang bagi pemain seperti Matias Soule dan Lorenzo Pellegrini.

Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs Villarreal di UCL, 21 Oktober 2026: The Reds Bidik Kemenangan Ketiga di Anfield

Sementara itu, Slovan Bratislava datang dengan tekanan yang tidak kalah besar. Tim asuhan Yaya Toure baru mengumpulkan nol poin setelah kalah dari PSG dan Stuttgart.

Kekalahan beruntun tersebut menunjukkan tantangan besar yang harus mereka hadapi ketika bersaing dengan klub-klub elite Eropa.

Meski demikian, Slovan tidak boleh diremehkan sepenuhnya. Mereka memiliki kenangan positif saat menghadapi Roma pada kualifikasi UEFA Europa League musim 2011/2012.

Ketika itu, Slovan menang 1-0 pada leg pertama dan bermain imbang 1-1 pada leg kedua untuk lolos dengan agregat 2-1. Catatan tersebut bisa menjadi motivasi tambahan bagi tim tamu.

Tigran Barseghyan menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Winger asal Armenia itu memiliki kemampuan menciptakan peluang dan memberikan ancaman dari permainan terbuka.

Selain Barseghyan, kehadiran Andraz Sporar atau Suleiman Camara di lini depan dapat menjadi opsi untuk memanfaatkan celah di pertahanan Roma.

Walaupun Slovan berpeluang memberikan perlawanan, catatan tandang mereka di kompetisi Eropa tidak terlalu meyakinkan.

Mereka telah kalah dalam 10 dari 11 pertandingan tandang di Piala Eropa atau UCL, menurut catatan historis yang tersedia.

Roma pun memiliki keuntungan bermain di Stadion Olimpico, tempat mereka berusaha mempertahankan rekor kandang yang kuat.

Secara keseluruhan, Roma lebih diunggulkan karena kualitas skuad, performa domestik, serta keuntungan sebagai tuan rumah.

Namun, mereka tetap harus memperbaiki koordinasi pertahanan agar tidak kembali kehilangan keunggulan pada menit-menit akhir.

Prediksi Starting XI

Gian Piero Gasperini diperkirakan tetap menggunakan formasi 3-4-2-1 untuk menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Pier Luigi Gollini kemungkinan kembali dipercaya sebagai penjaga gawang karena Mile Svilar masih absen.

Di lini belakang, Gianluca Mancini, Evan Ndicka, dan Mario Hermoso diperkirakan mengisi tiga posisi utama.

Emanuele Lulli dan Wesley berpotensi mengisi sektor sayap, sementara Marten de Roon dan Niccolo Pisilli menjadi pilihan di lini tengah.

Bryan Cristante masih dibekap cedera lutut, sedangkan Manu Kone diperkirakan absen akibat masalah pada paha.

Lorenzo Pellegrini dan Matias Soule kemungkinan beroperasi di belakang Malen.

Paulo Dybala berpeluang kembali tersedia setelah mengalami cedera otot saat menghadapi Real Madrid, tetapi kondisinya perlu dipantau menjelang pertandingan.

Perkiraan susunan pemain AS Roma (3-4-2-1): Gollini; Mancini, Ndicka, Hermoso; Lulli, De Roon, Pisilli, Wesley; Soule, Pellegrini; Malen.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs AEK Athens di UCL, 21 Oktober 2026: The Citizens Bidik Kebangkitan di Etihad

Yaya Toure diperkirakan menerapkan formasi 4-2-3-1 untuk menjaga organisasi pertahanan sekaligus membuka peluang serangan balik.

Dominik Takac kemungkinan berdiri di bawah mistar gawang, dengan Cesar Blackman, Guram Kashia atau Kenan Bajric, serta Sandro Cruz menjadi bagian dari barisan pertahanan sesuai pilihan akhir pelatih.

Di lini tengah, Slovan membutuhkan pemain yang mampu memutus aliran bola Roma sekaligus mengalirkannya dengan cepat ke depan.

Tigran Barseghyan diperkirakan menjadi salah satu motor serangan dari sisi sayap, sedangkan Suleiman Camara dan Andraz Sporar berpeluang menjadi pilihan di lini depan.

Barseghyan akan memiliki peran penting dalam menciptakan peluang melalui pergerakan dari sisi lapangan.

Namun, Slovan perlu memastikan bahwa para pemain tengah tidak terlalu mudah kehilangan penguasaan bola karena Roma berpotensi menekan sejak awal.

Perkiraan susunan pemain Slovan Bratislava (4-2-3-1): Takac; Blackman, Bajric, Markovic, Cruz; Pokorny, Ibrahim; Barseghyan, Martinez, Camara; Sporar.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.