Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?

AKURAT JAKARTA - Como akan menghadapi Parma pada laga pekan ke-4 Serie A 2026/2027, Senin, 14 September 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia dan kick-off pada pukul 23.30 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Como untuk melanjutkan momentum positif setelah mengawali musim dengan performa meyakinkan.
Tim asuhan Cesc Fabregas tidak hanya belum terkalahkan dalam tiga pertandingan Serie A, tetapi juga baru saja meraih kemenangan besar pada debut mereka di UEFA Champions League (UCL).
Sementara itu, Parma datang dengan kondisi yang jauh lebih sulit. Tim asuhan Carlos Cuesta masih kesulitan mencetak gol dan baru mengoleksi satu gol di Serie A musim ini.
Hasil imbang 1-1 melawan Monza pada pekan lalu setidaknya mengakhiri paceklik gol mereka, tetapi tantangan berat sudah menanti di markas Como.
Baca Juga: Liburan ke Inggris Terancam Kena Biaya Tambahan, Pajak Wisata Capai 5 Persen
Preview
Como menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan sejak awal musim.
Setelah bermain imbang 1-1 melawan Udinese pada laga pembuka, mereka bangkit dengan meraih kemenangan atas Napoli dan Genoa.
Kemenangan terakhir bahkan diraih dengan skor telak 4-1 ketika bermain di markas Genoa.
Hasil tersebut membuat Como semakin percaya diri. Mereka kemudian tampil di UCL pada tengah pekan kemarin dan kembali mencatat kemenangan 4-1, kali ini atas RB Leipzig.
Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa skuad Fabregas mampu menghadapi jadwal padat sekaligus mempertahankan permainan agresif.
Setelah tiga pekan Serie A, Como sudah mencetak tujuh gol. Hanya Inter Milan dengan delapan gol dan Roma dengan 10 gol yang memiliki catatan lebih baik.
Selain produktif, Como juga sedang berada dalam rentetan sembilan pertandingan tanpa kekalahan sejak akhir musim lalu.
Fabregas tetap meminta timnya untuk tidak terlena karena skuad muda Como akan menghadapi jadwal dua pertandingan setiap pekan.
Rotasi kemungkinan dilakukan, terutama setelah pertandingan UCL. Namun, kedalaman skuad memberikan banyak pilihan di lini serang.
Situasi Parma sangat berbeda. Mereka belum mampu menemukan konsistensi sejak awal musim. Setelah menang 2-0 atas Catania di Coppa Italia, Parma justru mengalami tiga kekalahan beruntun tanpa mencetak gol.
Salah satunya adalah kekalahan kandang 2-0 dari Cremonese yang membuat mereka tersingkir dari Coppa Italia.
Parma akhirnya mencetak gol di Serie A ketika menghadapi Monza. Tertinggal lebih dahulu, mereka menyamakan kedudukan melalui Simone Lontani pada menit ke-60.
Pemain berusia 18 tahun itu menjadi satu-satunya pemain Parma yang mencetak gol musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





