Semangat Maarten Paes, Biarkan Kritik Pundit Belanda, Fokus Laga Ajax Vs Heracles

AKURAT JAKARTA — Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, tengah menjadi sorotan di Liga Belanda (Eredivisie) terutama dari pundit di sana.
Meski dipercaya mengawal gawang klub raksasa Ajax Amsterdam, pemain 27 tahun tersebut masih terus dihujani kritik dan olok-olok dari sejumlah pengamat sepak bola.
Dua mantan pesepak bola Belanda yang kini menjadi pundit, Rene van der Gijp dan Wim Kieft, secara terbuka melontarkan nada sinis terhadap kiprah Paes.
Baca Juga: John Herdman Tekankan Urgensi Pelatih Berkualitas untuk Pemain Muda Timnas
Dalam sebuah tayangan podcast, keduanya meragukan kualitas teknis hingga latar belakang karier kiper kelahiran Nijmegen tersebut.
Wim Kieft bahkan memberikan komentar pedas mengenai kemampuan Paes dalam memanfaatkan postur tubuhnya yang mencapai 1,92 meter. “Dia tinggi, tapi dia tidak bisa menjaga gawang,” ujar Kieft sinis.
Terlepas dari tekanan eksternal tersebut, statistik mencatat Maarten Paes telah menjalani enam pertandingan bersama Ajax sejak didatangkan dari FC Dallas pada Februari 2026.
Selama periode tersebut, Paes mengemas dua clean sheet dengan rata-rata rating 6,94 per laga. Ia menjadi pilihan utama pelatih Ajax setelah kiper Vitezslav Jaros mengalami cedera panjang.
Puncak kritik terhadapnya muncul usai Ajax menelan kekalahan tipis 1-2 dari FC Twente pekan lalu. Padahal, dalam laga tersebut Paes mencatatkan tiga penyelamatan penting dan aktif dalam membangun serangan dengan 51 sentuhan bola.
Di level internasional, posisi Paes sebagai kiper nomor satu Timnas Indonesia tetap tak tergoyahkan. Sejak debut pada September 2024, ia telah mencatatkan 11 penampilan.
Penampilan terbarunya terjadi saat membawa skuad Garuda menang telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis pada FIFA Matchday, 27 Maret lalu.
Maarten Paes kini dituntut untuk tetap teguh dan membuktikan kualitasnya di lapangan saat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Heracles Almelo, Minggu (12/4/2026) mendatang.
Dukungan penuh dari pecinta sepak bola tanah air terus mengalir agar Paes mampu menjawab kritik tersebut dengan performa gemilang di bawah mistar gawang.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026




