John Herdman Ingatkan Garuda Tampil Menekan Sejak Menit Awal Lawan Bulgaria

AKURAT JAKARTA -- Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya menjelang laga final FIFA Series 2026.
Skuad Garuda diminta untuk tampil solid dan tidak kehilangan fokus, terutama pada 15 menit pertama pertandingan saat menghadapi kekuatan Eropa, Bulgaria.
Indonesia memastikan langkah ke partai puncak setelah tampil dominan dan melumat Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam WIB.
Baca Juga: Pelatih Bulgaria Akui Kualitas Timnas Indonesia Meningkat Jelang FIFA Series 2026
Kemenangan tersebut diraih berkat sumbangan dua gol Beckham Putra (15', 25'), serta masing-masing satu gol dari Ole Romeny (53') dan Mauro Zijlstra (75').
Meski menang besar, Herdman mencatat adanya celah yang bisa berakibat fatal jika terulang di laga final.
Pelatih asal Inggris itu menyoroti kecenderungan pemain yang terkadang terlalu mengandalkan kemampuan individu karena faktor antusiasme yang berlebih di awal laga.
"Saya merasa pada 15 menit pertama laga melawan Saint Kitts and Nevis, tim ini untuk periode tertentu terlalu bersemangat. Jadi para pemain lebih sering bermain untuk diri sendiri," ujar Herdman dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).
Ujian sesungguhnya bagi Jay Idzes dan kawan-kawan akan tersaji pada Senin (30/3/2026) malam WIB di SUGBK.
Lawan yang dihadapi, Bulgaria, melaju ke final dengan rekor mengerikan setelah menghancurkan Kepulauan Solomon dengan skor telak 10-2.
Herdman menyadari bahwa level Bulgaria jauh di atas lawan sebelumnya. Menurutnya, kesalahan sekecil apa pun dalam transisi maupun organisasi permainan di menit-menit awal akan langsung dimanfaatkan oleh tim asuhan Ilian Iliev tersebut.
"Jika kami melakukan itu (bermain individu) melawan Bulgaria, kami akan 'tewas' pada 10 menit pertama. Mereka akan menghukum kami," tegas eks pelatih timnas Kanada tersebut.
Lebih lanjut, Herdman menekankan pentingnya kepatuhan terhadap cetak biru taktis yang telah disusun. Ia menginginkan koordinasi antar lini sudah terbentuk sempurna sejak peluit pertama dibunyikan tanpa perlu menunggu waktu untuk beradaptasi di lapangan.
"Kami tidak bisa menunggu 10 hingga 15 menit hanya untuk menyatu dan terhubung satu sama lain. Kami harus memulai lebih kuat dengan mentalitas yang lebih baik," tuturnya.
Berdasarkan statistik laga semifinal, Indonesia sebenarnya tampil sangat superior dengan penguasaan bola mencapai 61 persen dan melepaskan 16 tembakan.
Namun, menghadapi Bulgaria yang memiliki gaya main terbuka dan agresif, disiplin dalam menjaga kedalaman diprediksi akan menjadi kunci utama bagi Tim Garuda untuk mengangkat trofi FIFA Series 2026 di rumah sendiri.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





