Prediksi Skor Newcastle vs Manchester City di Premier League, 23 November 2025: Ambisi Erling Haaland Capai 100 Gol

AKURAT JAKARTA - Pertandingan pekan ke-12 Premier League 2025-2026 antara Newcastle dan Manchester City di St James’ Park menjadi sorotan besar karena ambisi Erling Haaland yang memburu gol ke-100 di Premier League.
Dengan performa tajam sang mesin gol dan tren positif The Cityzens, laga ini berpotensi menghadirkan intensitas tinggi bagi pencarian poin serta momentum kedua tim.
Duel ini akan berlangsung pada Minggu 23 November 2025, pukul 00.30 WIB.
Preview
Newcastle datang dengan kondisi kurang ideal setelah jeda internasional November 2025, menyusul dua kekalahan beruntun di Premier League ketika bertandang ke West Ham dan Brentford.
Kekalahan 3-1 dari Brentford terjadi meski mereka sempat unggul lewat Harvey Barnes.
Musim ini, setelah musim lalu finis lima besar, The Magpies baru mengoleksi tiga kemenangan dari 11 laga pertama mereka, disertai tiga imbang dan lima kekalahan.
Posisi mereka kini terpuruk di peringkat ke-14, hanya dua poin dari zona degradasi dan tujuh poin di bawah Sunderland yang tampil impresif di empat besar.
Meski begitu, Eddie Howe tetap mendapat dukungan penuh manajemen dan menegaskan kebutuhan akan respons besar di periode padat mendatang.
Newcastle setidaknya masih sangat kuat saat bermain di St James’ Park, setelah memenangkan lima laga kandang terakhir di semua kompetisi, mencetak minimal dua gol di setiap pertandingan tersebut.
Mereka bahkan sudah mengumpulkan 75 persen poin Premier League musim ini dari kandang, termasuk kemenangan 2-1 atas Fulham di laga terakhir mereka di Stadion St James’ Park.
Tetapi, sejarah tidak berpihak kepada mereka. Newcastle hanya menang sekali dalam 35 pertemuan liga terakhir melawan Manchester City.
Howe bahkan belum pernah menang dalam 18 pertemuan Premier League menghadapi The Citizens. Kondisi ini menjadi bayangan besar menjelang laga sulit akhir pekan ini.
Manchester City tampil lebih konsisten setelah awal musim yang sempat goyah.
Dua kekalahan dalam tiga laga pertama kini tinggal cerita lama. Pasukan Pep Guardiola telah memenangkan 11 dari 14 pertandingan terbaru mereka di semua kompetisi, termasuk enam kemenangan dari delapan laga Premier League.
Kemenangan besar 3-0 atas Liverpool dua pekan lalu, pada laga ke-1.000 Guardiola sebagai manajer, mengantar City naik ke posisi kedua dan memangkas jarak menjadi empat poin dari Arsenal.
City memiliki rekor kandang terbaik musim ini, tetapi performa tandang mereka belum semaksimal biasanya dengan hanya dua kemenangan dari lima pertandingan.
Meski demikian, mereka memiliki catatan luar biasa di St James’ Park, dengan 12 kemenangan tandang Premier League melawan Newcastle—rekor tertinggi mereka melawan satu klub liga.
The Citizens juga tidak pernah gagal mencetak gol dalam 33 pertemuan liga terakhir menghadapi Newcastle, sebuah rekor ofensif jangka panjang yang menunjukkan dominasi mereka.
Dari sisi statistik terkini, City mencetak 13 gol dalam empat pertandingan terakhir meski hanya sekali mencatat clean sheet.
Sementara itu, Newcastle kalah dua dari tiga laga terakhir, kebobolan enam gol, dan hanya meraih satu kemenangan—2-0 atas Athletic Bilbao di Liga Champions.
Baca Juga: Makanan Penting yang Harus Dikonsumsi Wanita untuk Kendalikan Mood dan Energi
Dari 194 pertemuan, City memenangkan 79 laga sedangkan Newcastle meraih 73 kemenangan.
City juga menang empat pertandingan terakhirnya di semua kompetisi dan menjadi tim dengan tren performa lebih stabil, sementara Newcastle sedang dalam fase inkonsisten.
Statistik ofensif City dan kebobolan besar Newcastle dalam dua kekalahan terakhir menjadi kontras yang menonjol.
Baca Juga: Rahasia Kemang Raya: Kehidupan Kota, Kuliner Malam, dan Kreativitas Tanpa Henti
Prediksi Starting XI
Newcastle harus kehilangan Dan Burn karena skorsing setelah kartu merah melawan Brentford.
Yoane Wissa dan Will Osula masih absen karena cedera lutut dan pergelangan kaki.
Nick Pope dan Joelinton yang sempat ditarik keluar akibat gegar otak dan masalah betis sudah tersedia kembali.
Anthony Gordon dan Tino Livramento mendekati kondisi siap main, tetapi keduanya tetap harus dievaluasi menjelang kickoff.
Howe berpeluang mempertahankan duet Malick Thiaw dan Sven Botman di jantung pertahanan untuk laga keempat beruntun, sementara Fabian Schar kemungkinan kembali duduk di bangku cadangan.
Nick Woltemade, yang sedang dalam performa apik bersama timnas Jerman, berpeluang besar memimpin lini depan.
Di sisi Manchester City, Mateo Kovacic absen dalam waktu lama karena cedera pergelangan kaki atau tumit.
Rodri masih memerlukan waktu pemulihan lebih lama setelah cedera paha, sehingga Guardiola meminta kesabaran terhadap proses comeback sang gelandang kunci.
Guardiola diprediksi mempertahankan komposisi starter yang menaklukkan Liverpool, dengan Matheus Nunes dan Nico O’Reilly kembali mengisi posisi bek sayap.
Ruben Dias dan Josko Gvardiol menjadi pasangan bek tengah. Nico Gonzalez akan kembali memimpin lini tengah bersama Bernardo Silva.
Trio Rayan Cherki, Phil Foden, dan Jeremy Doku berpotensi mengisi tiga posisi serang di belakang Haaland, yang bertekad menambah koleksi golnya.
Perkiraan susunan pemain:
• Newcastle (4-3-3): Pope; Trippier, Thiaw, Botman, Hall; Tonali, Guimaraes, Joelinton; Murphy, Woltemade, Gordon.
• Manchester City (4-2-3-1): Donnarumma; Nunes, Dias, Gvardiol, O’Reilly; Bernardo, Gonzalez; Cherki, Foden, Doku; Haaland.
Baca Juga: Healing Murah Meriah: Tujuh Taman Jakarta Utara yang Wajib Kamu Datangi
Prediksi Skor
City datang dengan tren gol tinggi dan mencatatkan kemenangan impresif atas pesaing utama titel, sementara Newcastle sedang kesulitan mempertahankan konsistensi bahkan ketika bermain solid di kandang.
Dengan Haaland memburu rekor dan lini serang City dalam performa tajam, Newcastle diprediksi akan kembali kesulitan menahan tekanan.
Meskipun dukungan suporter akan membantu, kualitas City berada pada level berbeda saat ini.
Prediksi skor: Newcastle 1-3 Manchester City. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









