Jakarta

Prediksi Skor Skotlandia vs Yunani di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 10 Oktober 2025: Tartan Army Uji Konsistensi di Hampden Park

Saeful Anwar | 9 Oktober 2025, 10:45 WIB
Prediksi Skor Skotlandia vs Yunani di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 10 Oktober 2025: Tartan Army Uji Konsistensi di Hampden Park

AKURAT JAKARTA - Skotlandia akan berusaha memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka saat menjamu Yunani di Stadion Hampden Park, Glasgow, pada Jumat, 10 Oktober 2025 pukul 01.45 WIB. 

Laga ini menjadi ujian penting bagi Tartan Army untuk menjaga posisi puncak klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, sekaligus membalas kekalahan mereka atas Ethniki pada Maret lalu.

Baca Juga: Prediksi Skor Belarusia vs Denmark di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jumat 10 Oktober 2025: The White Wings Hadapi Ketangguhan De Rod-Hvide

Preview

Skotlandia tengah berjuang keras untuk kembali tampil di Piala Dunia setelah terakhir kali lolos pada edisi 1988. 

Di bawah asuhan Steve Clarke, mereka memulai perjalanan di kualifikasi 2026 dengan cukup impresif, mencatat empat poin dari dua laga awal—imbang tanpa gol melawan Denmark dan menang 2-0 atas Belarus.

Che Adams menjadi pembuka skor di laga kedua, disusul gol bunuh diri Zakhar Volkov yang memastikan kemenangan.

Berkat hasil tersebut, Skotlandia kini menikmati tren positif dengan tiga clean sheet beruntun, termasuk kemenangan telak 4-0 atas Liechtenstein dalam laga uji coba pada Juni. 

Jika menang atas Yunani dan Belarus di dua laga berikutnya, Skotlandia berpeluang mengamankan tiket playoff, meski Clarke dan timnya jelas mengincar posisi kualifikasi otomatis di Grup C.

Bagi Steve Clarke, laga ini juga memiliki makna emosional karena akan menyamai rekor mendiang Craig Brown sebagai pelatih dengan jumlah laga terbanyak (71 pertandingan) bersama tim nasional Skotlandia. 

Sejak 2019, Clarke mencatatkan 30 kemenangan, 16 imbang, dan 24 kekalahan—dengan tingkat kemenangan 43% dan keberhasilan 55% dalam laga kualifikasi turnamen besar.

Baca Juga: Prediksi Skor Malawi vs Guinea Khatulistiwa di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 9 Oktober 2025: Perebutan Harapan Terakhir di Bingu

Sementara itu, Yunani datang ke Glasgow dengan ambisi besar untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia pertama mereka sejak 2014. 

Meski sempat membuka kampanye dengan kemenangan besar 5-1 atas Belarus, tim asuhan Ivan Jovanovic itu harus menerima kekalahan 0-3 dari Denmark di laga kedua.

Secara posisi, Yunani kini duduk di peringkat ketiga Grup C dengan selisih satu poin dari Skotlandia dan Denmark di dua besar. 

Namun Ethniki membawa modal kuat: lima kemenangan tandang beruntun, termasuk kemenangan 3-0 di Hampden Park dalam babak playoff UEFA Nations League Maret lalu yang memastikan promosi mereka ke Liga A.

Baca Juga: Prediksi Skor Liberia vs Namibia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 9 Oktober 2025: Pertahanan Rapuh Lone Stars Uji Ketangguhan Brave Warriors

Kedua tim sejatinya memiliki rekor yang berimbang. Dari empat pertemuan, Skotlandia dan Yunani sama-sama meraih dua kemenangan.

Menariknya, tiga dari empat duel itu berakhir dengan total gol di bawah 2,5, menandakan gaya bermain ketat dan efisien dari kedua kubu.

Dalam enam laga terakhir kualifikasi Piala Dunia, Skotlandia hanya kebobolan satu kali—menunjukkan soliditas pertahanan mereka. 

Di sisi lain, Yunani telah mencetak minimal tiga gol di empat dari enam pertandingan terakhir mereka tahun ini, sehingga laga ini berpotensi menampilkan adu kekuatan antara lini belakang disiplin Skotlandia dan serangan tajam Ethniki.

Baca Juga: Prediksi Skor Mozambik vs Guinea di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 9 Oktober 2025: Mambas Berburu Tiket Playoff di Zimpeto

Prediksi Starting XI

Pelatih Steve Clarke menghadapi dilema di sektor penjaga gawang. Craig Gordon, kiper veteran berusia 42 tahun, kembali ke skuad meski belum tampil sejak Mei. 

Sementara Angus Gunn tampil solid tanpa kebobolan dalam dua laga terakhir melawan Denmark dan Belarus, tetapi belum menjalani debut untuk klub barunya, Nottingham Forest. Liam Kelly dari Rangers juga menjadi opsi alternatif.

Di lini depan, Lawrence Shankland yang tengah tajam di Hearts justru tidak dipanggil, sehingga Che Adams diprediksi tetap menjadi tumpuan utama dibantu Lyndon Dykes atau George Hirst. 

Sektor sayap bisa menjadi milik Ben Doak, wonderkid Bournemouth berusia 19 tahun, yang berpeluang mendapat menit bermain lebih.

Pemain kunci seperti Scott McTominay, John McGinn, Billy Gilmour, Andrew Robertson, dan Kieran Tierney hampir pasti mengisi starting XI. 

Bek kanan Celtic, Anthony Ralston, juga siap tampil setelah pulih dari cedera, menggantikan absennya Max Johnston dari Derby County.

Di kubu Yunani, Ivan Jovanovic kehilangan bek Olympiacos Panagiotis Retsos karena cedera pangkal paha. 

Namun duet Konstantinos Mavropanos dan Konstantinos Koulierakis tetap menjadi andalan di jantung pertahanan, sementara Kostas Tsimikas akan beroperasi di sisi kiri.

Kapten Anastasios Bakasetas, pemain dengan caps dan gol terbanyak di skuad (77 penampilan, 18 gol), diharapkan memimpin lini tengah bersama Vangelis Pavlidis, striker Benfica yang sedang on fire dengan lima gol dari delapan laga Primeira Liga.

Perkiraan susunan pemain:

• Skotlandia (4-3-3): Gunn; Ralston, Souttar, McKenna, Robertson; McGinn, Gilmour, Ferguson; McTominay; Doak, Adams.

• Yunani (4-5-1): Tzolakis; Vagiannidis, Mavropanos, Koulierakis, Tsimikas; Zafeiris, Kourbelis; Karetsas, Bakasetas, Tzolis; Pavlidis.

Baca Juga: 8 Jurus Jitu Menghadapi Orang Narsistik agar Hidupmu Tetap Damai

Prediksi Skor

Skotlandia tampil konsisten di awal kualifikasi dan memiliki pertahanan yang sulit ditembus, terutama di kandang sendiri. 

Namun Yunani memiliki rekor tandang yang luar biasa, termasuk kemenangan besar di Glasgow pada pertemuan terakhir. 

Dengan kekuatan lini tengah yang solid dan serangan efektif, Ethniki bisa saja mencuri poin di laga ini, meski Tartan Army punya dukungan penuh dari publik Hampden Park.

Prediksi skor: Skotlandia 1-1 Yunani. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.