Manchester United Incar Moise Kean Seharga £45 Juta: Dulu Gagal di Everton, Kini Siap Balas Dendam?

AKURAT JAKARTA - Manchester United tengah membidik striker Fiorentina, Moise Kean, sebagai kandidat serius untuk memperkuat lini depan mereka musim depan.
Setelah performa tajam di Serie A, Kean dinilai memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk membawa dampak langsung di Premier League—sebuah panggung yang pernah gagal ia kuasai bersama Everton.
Kean, 25 tahun, tampil gemilang musim lalu bersama Fiorentina dengan torehan 19 gol dan 3 assist dari 32 pertandingan Serie A.
Kontribusinya membantu La Viola meraih tiket ke kompetisi Eropa dan mengangkat kembali pamornya di bursa transfer.
Baca Juga: Ronald Araujo Tak Masuk Daftar Jual, Tapi Barcelona Siap Dengar Tawaran €60 Juta
Laporan dari Gazzetta menyebutkan bahwa United kini kembali menunjukkan ketertarikan terhadap sang pemain, dengan klausul pelepasan senilai £45 juta.
Ketertarikan ini muncul di tengah kebutuhan mendesak United terhadap penyerang produktif.
Rasmus Hojlund belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak direkrut dengan nilai besar, dan nama-nama lain di bursa belum pasti.
Liam Delap, misalnya, telah memilih jalur berbeda dengan bergabung ke Chelsea, sementara Victor Gyokeres yang sebelumnya masuk radar United disebut lebih condong ke Arsenal—meski sejauh ini belum ada kesepakatan resmi.
Artinya, peluang bagi United untuk menggaet bomber utama Sporting Lisbon itu belum sepenuhnya tertutup.
Baca Juga: Kuliner Betawi yang Sarat Filosofi, Lebih dari Sekadar Cita Rasa
Kean pun muncul sebagai opsi rasional dan realistis. Terlebih, performa impresifnya menjadi bukti bahwa sang striker telah meninggalkan masa kelamnya di Premier League.
Saat memperkuat Everton beberapa musim lalu, Kean hanya mencetak empat gol dari 39 penampilan.
Bahkan, publik Inggris sempat mengingatnya lewat momen pahit saat diganti hanya 18 menit setelah masuk oleh manajer sementara Duncan Ferguson dalam laga kontra United di Old Trafford.
Namun sejak itu, karier Kean perlahan kembali ke jalur yang benar. Setelah sempat bermain untuk PSG dan kembali ke Juventus, performa terbaiknya justru muncul bersama Fiorentina.
Ia kini dijuluki sebagai “penyerang luar biasa” oleh media Italia dan mulai dipantau kembali oleh klub-klub besar.
Sementara itu, United sendiri sudah lebih dulu mengamankan Matheus Cunha di bursa transfer awal, namun sang pemain lebih difungsikan sebagai pendukung di belakang striker utama.
Karena itu, perburuan seorang finisher masih menjadi agenda penting bagi Ruben Amorim untuk menyempurnakan lini serang Setan Merah.
Baca Juga: Ampo, Sensasi Unik Menyantap Tanah Liat dalam Tradisi Kuliner Nusantara
Dengan performa memikat dan harga yang kompetitif, Moise Kean membuka peluang untuk membalas kegagalannya di Inggris—dan Manchester United bisa jadi tempat pembuktiannya.
Perekrutan ini bukan sekadar nostalgia, tapi potensi masa depan lini depan Setan Merah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









