Jakarta

Apa Itu Soju? Simak Asal Usul Minuman Tradisional Korea yang Selalu Muncul di Setiap Adegan Drakor Ini

Ani Nur Iqrimah | 5 Juni 2024, 22:30 WIB
Apa Itu Soju? Simak Asal Usul Minuman Tradisional Korea yang Selalu Muncul di Setiap Adegan Drakor Ini

AKURAT JAKARTA - Soju adalah minuman keras tradisional Korea yang sangat populer di Korea Selatan dan semakin dikenal di berbagai belahan dunia.

Soju memiliki rasa yang khas, cara penyajiannya yang unik, dan perannya dalam budaya dan kehidupan sosial Korea.

Dengan berbagai variasi dan rasa, serta kemudahan akses di berbagai negara, soju terus mendapatkan popularitas di seluruh dunia.

Baca Juga: Mencicipi Soju Varian Strawberry, Minuman yang Kerap Muncul di Drama Korea dan Hype di Kalangan Pecinta Drakor

Soju pertama kali diperkenalkan di Korea pada abad ke-13 oleh bangsa Mongol yang belajar teknik penyulingan dari Timur Tengah. Kata soju berarti minuman beralkohol yang dibakar dalam bahasa Korea.

Seiring berjalannya waktu, soju telah berkembang menjadi minuman nasional Korea yang dikonsumsi secara luas di berbagai acara sosial dan ritual.

Awalnya, soju dibuat dari beras, tetapi selama masa kekurangan beras di abad ke-20, bahan bakunya diperluas mencakup gandum, ubi jalar, dan singkong.

Baca Juga: SIMAK! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Setiabudi dan Kebayoran Baru Imbas Pembangunan Sistem Drainase: Warga Dihimbau Hindari Ruas Jalan Berikut

Proses pembuatan soju melibatkan fermentasi bahan dasar untuk menghasilkan alkohol, yang kemudian disuling untuk mencapai kadar alkohol yang diinginkan. Beberapa jenis soju modern ditambahkan pemanis dan perisa untuk menghasilkan variasi rasa.

Soju tradisional memiliki kadar alkohol sekitar 20-25%, namun soju modern yang lebih ringan memiliki kadar alkohol yang lebih rendah, biasanya sekitar 16-18%.

Soju memiliki dua varietas dan rasa yakni soju tradisional dan soju berperisa. Dimana soju tradisional biasanya memiliki rasa yang lebih kuat dan berkadar alkhohol tinggi.

Baca Juga: Cara Merawat Wajah Berminyak dan Berjerawat Bagi Pria

Sementara varian soju berperisa biasanya hadir untuk menarik konsumen muda, dimana produsen soju telah memperkenalkan berbagai rasa seperti buah-buahan (jeruk, apel, anggur, dll.) yang lebih manis dan memiliki kadar alkohol yang lebih rendah.

Di Korea, ada banyak tradisi dan etika terkait dengan minum soju, seperti cara menuangkan dan menerima minuman, yang mencerminkan penghormatan dan sopan santun dalam budaya Korea.

Saat minum soju, biasanya disajikan dengan anju, yaitu makanan pendamping seperti pajeon (pancake Korea), tteokbokki (kue beras pedas), dan samgyeopsal (daging babi panggang).

Baca Juga: Sinopsis 5 Serial yang Lagi Gratis Ditonton di Disney+ Hotstar, Cuma Sampai Akhir Bulan Ini!

Dengan meningkatnya popularitas budaya Korea (Hallyu Wave) di seluruh dunia, soju juga telah mendapatkan pengakuan internasional. Banyak restoran Korea di berbagai negara yang menawarkan soju sebagai bagian dari menu mereka.

Soju kini diekspor ke banyak negara dan mulai populer di kalangan masyarakat internasional yang tertarik dengan budaya Korea.

Soju adalah salah satu produk minuman beralkohol yang paling banyak dikonsumsi di dunia, dan industri soju merupakan bagian penting dari ekonomi Korea.

Baca Juga: Sudah Lama Menikah Namun Belum Punya Momongan? Ini 7 Tips yang Layak Dicoba Pasangan Suami-Istri Agar Segera Dikaruniai Buah Hati

Soju sering kali memainkan peran dalam kehidupan sosial dan perayaan di Korea, mulai dari pertemuan bisnis, acara keluarga, hingga perayaan besar seperti pernikahan dan hari raya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.