Film Dokumenter Inner Drive Resmi Dirilis, Kisahkan Perjalanan Epik Arsen Tomsky Bangun Perusahaan Teknologi dari 0 Hingga Berstatus Unicorn

AKURAT.CO Bagaimana sebuah perusahaan rintisan, yang lahir jauh dari pusat teknologi dunia, bisa mencapai status unicorn dan sudah mendunia?
Kisah inilah yang coba digambarkan dalam film dokumenter terbaru berjudul Inner Drive yang mengangkat kisah perjalanan epik Arsen Tomsky dalam membangun sebuah perusahaan teknologi dari nol hingga mendunia bernama inDrive.
Film dokumenter Inner Drive berusaha untuk mengeksplorasi pertanyaan ini dan lebih banyak lagi, menyelidiki perjalanan evolusi perusahaan yang mendalam dan dorongan tanpa henti untuk mencapai makna dan tujuan yang mendorongnya untuk maju.
Dalam sebuah penayangan eksklusif, film dokumenter inDrive menawarkan sebuah pandangan yang lebih dekat ke dalam esensi perusahaan, yang menampilkan cuplikan yang belum pernah dilihat sebelumnya dan wawancara yang jujur dengan para tokoh kunci, termasuk pendiri dan CEO Arsen Tomsky.
Konten khusus ini memberikan wawasan tentang visi dasar inDrive dan prinsip-prinsip panduan yang telah membentuk lintasannya.
Jauh dari film korporat pada umumnya, narasi ini melampaui batas-batas untuk menggambarkan efek riak perubahan positif yang dipicu oleh inisiatif inDrive.
Mulai dari gerakan akar rumput yang menentang tarif taksi yang tidak adil, hingga ekspansi global aplikasi pemesanan kendaraan yang adil di dunia, film dokumenter ini menampilkan kekuatan transformatif dari tindakan kolektif.
Berkaca dari film tersebut dan pesannya, Pendiri dan CEO inDrive, Arsen Tomsky, mengatakan, untuk terus fokus pada proses selama menjalan sebuah usaha.
"Dan jika Anda melakukan sesuatu yang penting bagi Anda, yang sangat berarti bagi Anda, dan Anda mengembangkan lingkungan eksternal selama perjalanan tersebut, Anda akan semakin berkembang di setiap langkahnya. Dan itu adalah sesuatu yang tidak dapat diambil oleh siapa pun dari Anda. Bahkan jika Anda tidak mencapai puncak, Anda akan memiliki sesuatu yang tersedia untuk Anda," ujar Arsen.
Baca Juga: Ditambah Tapera, Gaji Karyawan akan Dipotong Total Mencapai 21 Persen Tiap Bulan: Ini Rinciannya
Mulai dari pengguna di Nigeria, Indonesia, Meksiko, dan lainnya, yang mengambil kendali atas masa depan mereka melalui aplikasi pemesanan kendaraan, hingga para karyawan berdedikasi yang mendorong pertumbuhan inDrive, film dokumenter ini menampilkan beragam kisah yang disatukan oleh benang merah pemberdayaan dan inovasi.
“Ini adalah perjalanan epik, yang diceritakan dengan menghubungkan orang-orang di seluruh dunia,” ujar Tomsky, menekankan bahwa kisah inDrive masih jauh dari selesai.
Lahir dari keluarga ilmuwan Soviet, Arsen Tomsky punya otak encer dengan kemampuan berpikir ilmiah, logis, dan algoritmik. Ia tumbuh menjadi anak yang sedikit kutu buku. Maklum, rumahnya dipenuhi deretan literatur akademis, buku, dan jurnal.
Lazimnya tipikal ‘anak teknologi’, Arsen bukan tipe orang yang senang berkomunikasi dengan orang lain. Ia lebih memilih berkutat dengan dunia teknologi, komputer, dan pemrograman.
Di balik keengganannya berkomunikasi, Arsen sebenarnya sedang menyembunyikan gangguan dalam berbicara. Benar, Arsen gagap ketika harus berbicara. Kondisi ini dialaminya sejak berusia empat tahun.
Tak mengherankan jika Arsen kerap di-bully. Akibatnya, ia merasa berat untuk keluar rumah. Kondisi itu telah memperburuk kehidupan sosial, termasuk harga dirinya.
Dari situlah kesadaran Arsen Tomsky tumbuh. Ketika mulai membangun bisnis dan perusahaannya makin besar, Arsen terus melatih kemampuannya berkomunikasi. Sebagai founder dan chief executive officer (CEO) inDrive, pria kelahiran 20 November 1973 ini mafhum bahwa ia harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang mumpuni.
Yang pasti, pencapaian Arsen Tomsky saat ini tidak jatuh dari langit. Arsen, yang berasal dari kota paling dingin di dunia, Yakutsk/Yakutia, di Siberia Tenggara, perbatasan Rusia, meniti karier dengan keringat dan air mata.
Visi inDrive adalah bahwa masyarakat dan komunitas di seluruh dunia harus memiliki kesempatan yang sama untuk pembangunan dan kemakmuran. Sedangkan misi inDrive yaitu menentang ketidakadilan.
"Visi kami tidak hanya terbatas pada layanan ride-hailing, namun juga ingin menerapkan prinsip-prinsip ini di sektor-sektor baru. inDrive telah dikenal dan digunakan secara global, mulai dari Indonesia hingga ke seluruh dunia," ujar Manajer Komunikasi inDrive Indonesia, Wahyu Ramadhan.
Sutradara film dokumenter ini, Mahatma Putra, juga mengungkapkan kegembiraannya saat memproduksi film dokumenter ini.
“Saya sangat tertarik saat menerima telepon dari tim inDrive untuk membantu mereka mengabadikan kisah inspiratif para mitra pengemudi dan bagaimana sebuah bisnis dapat menjadi sebuah platform yang transformatif dalam mengubah kehidupan masyarakat Indonesia," kata Mahatma.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






