Demi Hadirkan Live-action Tendangan Pasta Sanji, Bintang One Piece Berlatih Keras di Gym, Habiskan 4 Jam Belajar Koreografi Aksi Setiap Hari

AKURAT JAKARTA - Live-action One Piece musim kedua diperkirakan akan memberikan Sanji, salah satu kru Topi Jerami, lebih banyak kesempatan tampil di depan layar.
Apabila merujuk pada sumber materi One Piece yang akan mendapat live-action di musim kedua, Sanji akan terlibat pertarungan dengan agen Baroqueworks, Mr. 2 alias Bon Clay, di sebuah pulau terpencil yang lebih mengandalkan kekuatan tendangan kaki.
Demi menghadirkan gerakan terbaik Sanji ke adaptasi live-action, pemerannya, Taj Skylar, meluangkan banyak waktu berlatih tendangan dengan sangat serius.
Baca Juga: Resmi Berkoalisi, PKS-PKB-Nasdem Masih Malu Umumkan Bacagub untuk Pilkada DKI Jakarta
Wawancara Taj Skylar terbaru dengan Esquire mengungkap Tendangan Pasta merupakan salah satu gerakan tersulit Sanji ketika mendapat adaptasi ke live-action.
"Jadi untuk musim 2, saya ingin lebih menikmati. Saya ingin membuat apa yang kami punya jauh lebih baik. Saya ingin (melakukan0 tendangan meja pesta," kata Taj Skylar dikutip dari Comicbook.com, Minggu (17/3/2024).
One Piece musim kedua mengharuskan para peran meningkatkan pelatihan fisik.
Baca Juga: Resep Kolak Pisang Kolang Kaling, Praktis untuk Ide Menu Berbuka Puasa
Mengingat One Piece merupakan serial manga dan anime yang penuh dengan aksi-aksi yang intens.
"Tidak ada cara nyata untuk berkembang tanpa melukai diri sendiri. Sedangkan untuk musim kedua, Saya berlatih pagi ini dengan Iñaki di gym UFC di Abu Dhabi,"ujar Taz Skylar.
Skylar menilai Inaki Godoy (pemeran Monkey D. Luffy) sangat padai mengeluarkan trik tinju.
Baca Juga: Aurelie Moeremans Alami Gangguan Tidur, Ini Serangkaian Bahaya Insomnia bagi Kesehatan Fisik dan Simak Tips Mudah Bobok Nyenyak
"Jadi, karena kami berada pada level yang dapat kami pertahankan, musim kedua bagi saya adalah tentang seberapa cepat saya. Tidak banyak tendangan atau tendangan baru bergerak untuk belajar, jadi ini lebih tentang betapa hebatnya kita bisa melakukan gerakan itu," tegas Skylar.
"saya akan berlatih 4 jam dan fokus pada koreografi. Atau mungkin hari ini saya hanya akan melakukannya lakukan 2 jam lalu lakukan peregangan, karena semakin sedikit cederanya, semakin cepat semuanya bergerak," tambahnya.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




