Live-action Avatar: The Last Airbender Hadirkan Petualangan Autentik, Langkah Berani Netflix Setelah Kegagalan Hollywood
AKURAT JAKARTA - Serial adaptasi live-action Avatar: The Last Airbender hari ini tayang perdana di layanan streaming Netflix.
Netflix dinilai mengambil langkah berani dengan mengadaptasi Avatar: The Last Airbender ke bentuk live-action, setelah kegagalan Hollywood melakukan adaptasi yang sama, beberapa tahun yang lalu.
Megan Peters pada artikel berjudul Netflix's Avatar: The Last Airbender Review: An Authentic Reimagining That Takes Risks yang terbit di Comicbook.com mengatakan Produser Eksekutif Albert Kim beruntung berhasil membalikkan keadaan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Khusus Keuangan Besok 23 Februari 2024 untuk Virgo, Libra, Scorpio, dan Sagitarius
Live-actiob Avatar: The Last Airbender mampu membangun petualangan autentik yang tidak takut mengambil risiko untuk audiens.
Avatar: The Last Airbender bercerita tentang dunia yang dipenuhi roh dan elemen.
Kita akan mendapati anak laki-laki bernama Aang sebagai Avatar Dunia yang menghilang selama satu abad.
Saat Aang tidak hadir, Negara Api menguasai dunia melalui perang. Aang bertanggung jawab untuk memulihkan keseimbangan empat elemen negara.
Sejak diluncurkan Nickelodeon pada 2005, anime Avatar: The Last Airbender menuai pujian sebagai salah satu serial televisi terbaik.
Serial animasi ini dipuji tanpa henti karena keseimbangan antara humor ringan dan drama dunia nyata.
Bukan hal yang mudah untuk membicarakan tentang anak-anak yang hidup dalam perang.
Baca Juga: FAKTA! 3 Sukses Bang Zaki Pada Pemilu 2024: Golkar Potensial Raih 12 Kursi di DPRD DKI hingga Menangkan Prabowo-Gibran di Kandang Anies
Saat Netflix melakukan adaptasi, keanggunan yang sama juga hadir di live-action Avatar: The Last Airbender, meski ada beberapa perubahan besar.
Dari debut Kyoshi hingga penemuan beberapa penyanyi keliling, Avatar: The Last Airbender musim pertama menarik konten dari seluruh seri.
Beberapa poin cerita diperkenalkan lebih awal di adaptasi Netflix dari serial animasinya. Misalnya, rombongan 'Terowongan Rahasia' muncul pada musim ini jauh sebelum kedatangan mereka di seri asli.
Pergeseran ini mungkin membuat khawatir para penggemar fanatik, tetapi itu semua dilakukan demi kecepatan.
Semua perubahan yang dibuat secara mengejutkan, ternyata bekerja dengan sangat baik.
Jadi, jika kamu mencari pengambilan gambar satu demi satu, lebih baik mengunjungi kembali serial versi animasi.
Meski ada perubahan cerita, adaptasi yang lainnya sangat mirip dengan seri asli. Mulai dari dari koreografi hingga kostum, Netflix tidak mengeluarkan biaya mahal untuk memastikan akar cerita orang Asia dan Pribumi tetap terlihat.
Live-action Avatar terasa hidup dan efek visual dari serial ini tiada duanya. Meski begitu, Avatar: The Last Airbender dari Netflix bukan tanpa kekurangan.
Baca Juga: Rezeki Mengalir, Berikut 3 Zodiak Mudah Kaya Karena Restu Orang Tua!
Mungkin masalah terbesar dalam adaptasi Netflix ada pada perubahan tone yang dapat membuat kamu terkejut.
Live-action jauh lebih gelap dari serial animasi sejalan dengan perubahan yang dibuat Netflix.
Namun, musim pertama Avatar gagal menjembatani kesenjangan antara adegan berat dan adegan humor.
Di luar perbedaan tone, Avatar: The Last Airbender juga berjuang untuk membagi waktu tayang bagi para pemerannya yang berjumlah banyak.
Aang selalu menjadi pusat, tetapi tidak berlaku untuk rekan-rekannya. Katara dan Sokka tidak diberi cukup waktu untuk mengembangkan alur cerita mereka.
Hal yang sama berlaku untuk Pangean Zuko. Bagaimana pun, aktor Dallas Liu adalah salah satu anggota pemeran Avatar yang terkuat.
Namun seiring berjalannya pertunjukan, kamu dapat yakin bahwa transisi ini akan berjalan dengan lancar.
Yaa, Avatar: The Last Airbender layak bergerak maju. Adaptasinya mengambil risiko besar, tapi menyajikan cerita dengan cara yang otentik.
Baca Juga: Mengenal Lucci dan Kizaru di Manga One Piece: Agen Pemerintah Dunia Berdarah Dingin dan Kizaru Laksamana Marinir Penguasa Cahaya
Terlepas dari estetikanya yang kasar, Avatar: Pengendali Udara Terakhir dari Netflix berhasil mewujudkan pandangan baru, namun tetap setia pada serial terhebat Nickelodeon.
Namun jika kamu seorang pecinta Avatar, adaptasi berani ini mungkin tidak cocok untuk kamu. Peringkat: 4 dari 5. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





