Waspada, Ini Daftar Penyakit yang Dapat Menyerang Akibat Polusi Udara

AKURAT.CO - Polusi udara di Jakarta semakin meningkat, sehingga membuat kualitas udara ibu kota semakin memburuk.
Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama menuturkan ada beberapa penyakit akut maupun kronis yang mungkin menyerang akibat polusi udara ini.
Kondisi akut adalah ketika gejala penyakit seseorang tiba-tiba muncul dan memburuk secara cepat.
Baca Juga: Dokter: Bukan Masker, Paling Penting Kendalikan Sumber Polusi Udara Jakarta
"Akut diantaranya Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), asma akut, bronkitis akut, pneumonia, jerawat, alergi/eksim/dermatitis/masalah kulit lainnya," kata Ngabila saat dikonfirmasi, Rabu (16/08).
Kemudian, kondisi kronis merupakan penyakit yang berkembang secara bertahap dan menjadi semakin buruk seiring waktu.
"Kronis diantaranya kelahiran prematur dan pertumbuhan janin terhambat Kemandulan/infertilitas, bronkitis kronis, asma, gangguan saraf seperti alzheimer, ADHD, penuaan dini," tuturnya.
Baca Juga: Atur Kendaraan Pribadi Atasi Polusi Udara, Pengamat: Perbanyak Kantong Parkir Gratis
"Penyakit vaskular seperti stroke, jantung, HT, DM, kanker baik pernapasan dan non pernapasan seperti prostat, kolorektal, payudara, endometrium," sambungnya.
Ngabila pun mengimbau agar masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah dan nenerapkan pola hidup sehat di saat kondisi seperti ini.
Melansir data dari situs IQAir, di Jakarta, per pukul 14.00 WIB, PM 2,5 yang dimiliki kota ini mencapai 167. Hal ini mengindikasikan udara yang tidak sehat.
Baca Juga: Suntik Gas 3 Kg, Polisi Bekuk 8 Tersangka di Cimanggis dan Ciputat
Angka tersebut membuat Jakarta menjadi kota dengan posisi pertama kualitas udara terburuk di dunia pada siang ini.
Kemudian, disusul oleh Doha, Qatar dengan PM 2,5 yang dimiliki 163 berada di posisi kedua. Dan Kuching, Malaysia dengan PM 2,5 yang dimiliki 155 berada di posisi ketiga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






