Jakarta

Nonton Sambil Berdonasi, Konser Amal "Memburu Pemangsa" Bantu Penanganan Kasus Kekerasan Anak

Anggerhana Denni Rahmawati | 14 September 2026, 17:45 WIB
Nonton Sambil Berdonasi, Konser Amal "Memburu Pemangsa" Bantu Penanganan Kasus Kekerasan Anak
Ada konser amal sebelum film memburu pemangsa tayang. - Instagram @umayshahab

AKURAT JAKARTA - Sebuah film tidak selalu harus berhenti setelah lampu bioskop menyala.

Menjelang penayangan Memburu Pemangsa, Sinemaku Pictures justru membawa isu kekerasan terhadap anak ke ruang yang lebih luas melalui konser amal.

Konser bertajuk “Suara dari Perburuan: Konser Amal Film Memburu Pemangsa” digelar pada Rabu, 16 September 2026 di Pulau 1 Senayan Park, Jakarta.

Acara dimulai pukul 16.00 WIB dan seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan untuk membantu penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia.

Tiket konser tidak dijual dengan harga seperti pertunjukan musik pada umumnya.

Penonton cukup memberikan donasi sebesar Rp50 ribu yang nantinya disalurkan melalui Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK).

LBH APIK selama ini menangani advokasi berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Selain pendampingan hukum, lembaga tersebut juga menyediakan rumah aman bagi para penyintas yang membutuhkan perlindungan.

Konser ini juga membawa konsep yang selaras dengan pesan film.

Trust Orchestra, yang seluruh personelnya merupakan anak-anak, akan tampil mengiringi .Feast dan Efek Rumah Kaca dalam sesi vokal dengan aransemen orkestra.

Baca Juga: Liburan ke Inggris Terancam Kena Biaya Tambahan, Pajak Wisata Capai 5 Persen

Penonton pun tidak hanya menjadi penonton.

Mereka akan diajak bernyanyi bersama sebagai bagian dari kampanye untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan anak.

Bagi sutradara Memburu Pemangsa, Umay Shahab, pendekatan tersebut menjadi cara untuk memperluas dampak sebuah karya film.

Film yang mengangkat isu kekerasan terhadap anak dinilai tidak cukup hanya mengajak masyarakat menyaksikan ceritanya, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap persoalan yang terjadi di dunia nyata.

“Pendekatan film ini bukan hanya sebatas hiburan di bioskop. Tetapi juga menjadi kesadaran bersama dan movement untuk peduli terhadap ruang aman bagi anak-anak,” ujar Umay dalam keterangan resmi, Sabtu, 12 September 2026.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.