Jakarta

Bukan Cuma Festival Musik, Pestapora 2026 Jadi Tempat Nostalgia Lintas Generasi

Anggerhana Denni Rahmawati | 10 September 2026, 15:45 WIB
Bukan Cuma Festival Musik, Pestapora 2026 Jadi Tempat Nostalgia Lintas Generasi
Pestapora 2026 makin ramai. - pestapora.com

AKURAT JAKARTA - PESTAPORA 2026 kembali memperlihatkan kekuatannya sebagai festival yang tidak hanya mengandalkan satu warna musik.

Pengumuman line-up fase kedua justru menunjukkan bagaimana panggung festival ini dirancang untuk mempertemukan berbagai generasi pendengar dalam satu perayaan.

Festival musik tersebut akan berlangsung pada 25-27 September 2026 di Gambir Expo & Hall D2 JIExpo Jakarta.

Sejumlah nama besar dari berbagai era telah dipastikan hadir, membuat PESTAPORA 2026 semakin menarik bagi penonton yang memiliki selera musik berbeda.

Salah satu daya tarik pada hari pertama adalah kolaborasi Kerispatih dengan Sammy Simorangkir.

Kehadiran King Nassar juga akan menambah warna tersendiri dalam festival tersebut.

Memasuki hari kedua, giliran Sheila On 7 yang menjadi salah satu nama paling dinantikan.

Band yang telah melekat dengan perjalanan musik Indonesia itu akan tampil bersama sejumlah musisi lain, termasuk Saykoji yang membawa warna hip-hop serta Erwin Gutawa Orchestra dengan sajian musik orkestranya.

Sementara itu, Syahrini dijadwalkan tampil pada hari ketiga.

Kehadirannya melengkapi deretan penampil yang berasal dari berbagai latar musik dan generasi.

Baca Juga: Debut STY di Hadapan Jakmania: Persija Siap Balas Dendam Lawan Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini!

Keragaman tersebut menjadi salah satu hal yang membuat PESTAPORA 2026 berbeda.

Penonton tidak hanya akan menemukan musisi yang sedang populer, tetapi juga nama-nama yang telah menjadi bagian dari memori musik masyarakat Indonesia.

Pada fase pertama, PESTAPORA telah mengumumkan lebih dari 80 nama.

Ada Burgerkill, The SIGIT, Koil, Project Pop, God Bless, Inul Daratista, Barasuara, For Revenge, Morfem, hingga Raisa, Tulus, Mahalini, Bernadya, dan Souljah.

Komposisi tersebut memperlihatkan satu pola: PESTAPORA mencoba mempertemukan musik lintas zaman dalam satu ruang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.