Dokter Saraf Beberkan Cara Mudah Cegah Migrain Saat Cuaca Panas

AKURAT JAKARTA - Migrain saat cuaca panas memang menjadi keluhan yang sering kamu rasakan, terutama ketika terpapar matahari dalam waktu lama.
Migrain saat cuaca panas bisa muncul akibat dehidrasi, stres, dan paparan suhu tinggi yang membuat pembuluh darah di otak melebar.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas, tapi juga menurunkan konsentrasi dan produktivitas harianmu.
Baca Juga: 5 Bandara Dunia di Luar Negara Islam yang Paling Ramah Wisatawan Muslim
Namun, ada beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari serangan migrain saat suhu sedang terik.
Dokter spesialis saraf lulusan Universitas Indonesia, dr. Zicky Yombana, Sp.S, membagikan sejumlah tips penting agar kamu bisa menjaga tubuh tetap nyaman meski cuaca panas melanda.
“Hal pertama harus kita lakukan adalah sebenarnya hindari dulu pencetus panasnya secara langsung,” kata Zicky dikutip dari ANTARA, Senin (20/10).
Baca Juga: Hutan Kota Srengseng, Tempat Sampah yang Disulap Jadi Surga Hijau Jakarta Barat
Menurutnya, langkah paling sederhana adalah melindungi diri dari sengatan matahari langsung dengan menggunakan topi, payung, atau kacamata hitam ketika berada di luar ruangan.
Cara ini membantu mencegah paparan cahaya berlebih yang bisa memicu sakit kepala.
Selain perlindungan fisik, kamu juga perlu memperhatikan asupan cairan tubuh.
Zicky menyarankan untuk minum setidaknya dua liter air setiap hari atau sekitar delapan gelas.
“Kekurangan cairan dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah yang menjadi pemicu sakit kepala,” jelasnya.
Dehidrasi membuat pembuluh darah di otak melebar, sehingga tekanan dalam kepala meningkat dan menyebabkan denyutan yang menyakitkan.
Ia juga menekankan pentingnya menghindari makanan pemicu migrain seperti keju, cokelat, makanan tinggi MSG, serta minuman berkafein.
Pola makan yang tidak seimbang dapat memperparah gejala sakit kepala sebelah.
Selain itu, istirahat cukup selama 7–8 jam per hari sangat dianjurkan agar tubuh tidak kelelahan dan stres bisa terkendali.
Baca Juga: Berani Coba? Makan Kiwi dengan Kulitnya Bikin Tubuh Lebih Fit dan Segar!
Menurut dr. Zicky, cuaca panas juga dapat mengacaukan waktu tidur seseorang, yang akhirnya memicu stres dan memperburuk migrain.
Mengutip Health, migrain sendiri merupakan jenis sakit kepala berulang yang cukup parah, disertai gejala seperti mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya.
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana ini, kamu bisa tetap beraktivitas dengan nyaman meski cuaca sedang terik tanpa takut migrain menyerang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







