Dikeluarkan Dari NCT, Ternyata Begini Kronologi Kasus Pelecehan yang Menyeret Nama Taeil

AKURAT JAKARTA - Kemarin (28/8) SM Entertainment mengeluarkan pernyataan resmi mereka terkait kasus yang menyeret artisnya Taeil atau Moon Tae Il.
Melalui akun media sosial mereka, SM Entertainment menyatakan Taeil dikeluarkan dari grup NCT karena terjerat kasus pelecehan seksual.
“Kami menyadari keseriusan masalah ini, dan kami telah memutuskan bahwa Taeil tidak dapat melanjutkan aktivitas tim lagi,” kata SM.
Lebih lanjut, SM mengaku sudah membicarakan secara pribadi dengan Taeil sebelum kasus tersebut dibuka untuk publik.
Adapun dari keputusan tersebut, Taeil yang tergabung dalam grup NCT 127 itu resmi dikeluarkan sebagai anggota.
“Kami telah membicarakan masalah ini dengan Taeil, dan telah diputuskan bahwa dia akan meninggalkan grup.” tambahnya lagi.
Baca Juga: Soal Gempa Jogja, Pakar Sebut Bukan Bagian Dari Megathrust
SM Entertainment juga akan memastikan pihaknya dan terlapor akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengikuti proses penyelidikan.
Kabar pelecehan yang menyeret pria 30 tahun ini membuat fans kaget.
Pasalnya, keberadaan Taeil yang jarang tersorot publik usai diketahui hiatus pasca kecelakaan mendadak berubah jadi kasus pelecehan.
Fans pun mulai bertukar informasi mengenai kronologi mengerikan itu, dikarenakan SM Entertainment tak menjelaskan secara detil terkait kasus pelecehan yang menimpa Taeil.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah kronologi kasus yang menyeret nama Taeil yang resmi dikeluarkan dari NCT.
Menurut informasi, kasus pelecehan Taeil rupanya sudah berjalan selama 1 bulan dan sudah masuk kedalam proses penyelidikan.
Pihak agensi selama ini menutup rapat kasus tersebut sampai Taeil mengakui perbuatannya.
Singkat cerita, setelah mendapatkan statment, SM mengambil tindak tegas dengan mengeluarkan Taeil dari NCT.
Hal ini lantaran Taeil diduga telah memasang kamera tersembunyi dirumah korban untuk melakukan penguntitan.
Baca Juga: Jadi Menantu Presiden, Erina Gudono Mengingatkan Netizen Pada Sosok Gu Jun Pyo, Ada Apa?
Dari hasil rekaman kamera tersembunyi, dia melakukan penguntitan untuk mengawasi korban.
Mulai dari mandi, ganti baju dan melihat korban tidur tanpa mengenakan busana.
Tak hanya itu, Taeil juga melakukan penyadapan untuk mendapat informasi yang diakses atau diterima oleh korban.
Meski mengaku untuk koleksi pribadi, dalam hukum Korea Selatan hal tersebut termasuk kedalam bentuk pidana.
Namun hingga sampai saat ini, polisi juga mengaku masih melakukan pendalaman untuk mencari tahu hubungan antara korban dengan Taeil.
Dan apakah mereka berdua (korban dan Taeil) memiliki video bersama yang mereka rekam secara sadar ataukah tidak. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









