Mengenal Digital Psychology, Program Studi yang Menggabungkan Ilmu Psikologi dan Teknologi

AKURAT.CO Manusia dan teknologi saling berinteraksi dan memengaruhi. Teknologi berkembang seiring dinamika kebutuhan manusia, dan kebutuhan manusia berkembang seturut kehadiran teknologi.
Adanya keinginan untuk bisa mendapatkan informasi dengan cepat mendorong perkembangan teknologi internet, yang kemudian juga menumbuhkan kebutuhan akan informasi yang bukan hanya cepat diperoleh namun juga berkualitas dan komprehensif.
Perkembangan teknologi yang saat ini sangat masif, juga membawa dilema tersendiri bagi manusia.
Tidak sedikit produk teknologi digital, baik aplikasi maupun games, yang membawa dampak negatif pada para penggunanya.
Pun tidak sedikit pembahasan dari berbagai bidang ilmu mengenai berbagai dampak dan manfaat dari teknologi, salah satunya dari Psikologi.
Sebagai disiplin ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia, kontribusi Psikologi tentunya sangat diperlukan di dalam pengembangan teknologi, namun tidak hanya sebatas membahas dampak penggunaannya.
Psikologi memiliki potensi yang besar untuk dapat mengarahkan penciptaan produk-produk digital yang sejak awal bisa menjaga bahkan meningkatkan kesejahteraan mental para penggunanya.
Baca Juga: Bisa Tingkatkan Pencernaan, Ini 9 Manfaat Tape untuk Kesehatan yang Jarang Orang Tahu
Untuk dapat memaksimalkan potensi tersebut, praktisi maupun ilmuwan psikologi juga perlu memahami prinsip-prinsip komputasi dan pemrograman–topik yang dipelajari di dalam ilmu komputer.
Sebagai solusi, BINUS University telah meresmikan program studi baru yang menggabungkan dua cabang ilmu tersebut, yaitu Digital Psychology. Bagaimanakah kurikulum dan prospek karier lulusannya?
Apa Itu Program Digital Psychology?
Digital Psychology adalah salah satu dari empat program studi terbaru besutan BINUS University yang mengusung sistem dual degree. Di sini, mahasiswa akan mempelajari dasar- dasar ilmu psikologi dan ilmu komputer secara bersamaan.
Di awal perkuliahan, mahasiswa akan mempelajari prinsip-prinsip dasar perilaku, efektif, dan kognitif manusia serta komputasi, struktur data, maupun perangkat lunak.
Lalu secara bertahap mahasiswa akan mempelajari penerapan prinsip psikologi dalam pengembangan intervensi perilaku yang berdasarkan data dari hasil komputasi, serta bagaimana komputasi dapat memetakan perilaku manusia.
Hal ini berlaku untuk pengolahan data riset maupun pengembangan software yang berfokus pada kesejahteraan manusia.
Melalui program ini, para lulusan dapat menjadi profesional di area psikologi yang menguasai analisis data perilaku dan pengembangan perangkat lunak untuk meningkatkan kesejahteraan mental masyarakat.
Prospek Karier Jurusan Digital Psychology BINUS University
Setelah lulus dengan gelar S.Psi. dan S.Kom., lulusan program studi Digital Psychology dapat menikmati berbagai jalur karier.
Mereka tentunya dapat bekerja di berbagai bidang seperti Sarjana Psikologi pada umumnya, seperti konsultan psikologi di bidang kesehatan masyarakat, pendidikan, industri, atau pengembangan komunitas, juga sebagai asisten psikolog dan konselor psikologi.
Selain itu, mereka juga dapat menjadi behavioral scientist, data scientist, social media analyst, desainer UI/UX, dan software atau AI engineer untuk aplikasi yang berkaitan dengan perilaku manusia. Contohnya, aplikasi meditasi, mood tracker, dan masih banyak lagi.
Namun, jika mahasiswa memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat, mereka juga bisa menjadi pelaku usaha mandiri atau entrepreneur yang memiliki brand sendiri.
Dengan ilmu yang telah diperoleh selama berkuliah, mereka dapat menciptakan solusi berbasis teknologi yang mampu memecahkan masalah masyarakat secara tepat sasaran.
Lulus Kuliah Bisa Langsung Berkarier? Bisa!
Sebagai program gelar ganda, durasi perkuliahan Digital Psychology adalah 4,5 tahun.
Di sepanjang perkuliahan, mahasiswa berkesempatan mendapatkan ilmu dalam bentuk teori dan praktik yang komprehensif agar bisa segera terjun ke industry, serta Mahasiswa bisa #MulaiLebihAwal menggapai karirnya melalui enrichment program.
Rahasianya ada di banyaknya pilihan track pada enrichment program untuk mendukung pembelajaran di ruang kelas. Misalnya, magang di perusahaan ternama, mengikuti program kuliah di luar negeri, berpartisipasi dalam program riset, dan masih banyak lagi.
Selain itu, BINUS University juga menawarkan program beasiswa 100% bagi calon mahasiswa yang berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Sehingga, mahasiswa dapat memilih yang paling sesuai dengan track record mereka.
Contohnya, ada beasiswa Influencer Scholarship untuk content creator yang memiliki lebih dari 10.000 pengikut, Student Athlete Scholarship untuk calon peserta studi yang berprestasi di olahraga bola basket, beasiswa berdasarkan hasil TPKS, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Link Live Streaming Real Madrid vs Real Valladolid: Los Blancos bakal Menang atau Seri Lagi?
Memahami bahwa perkembangan teknologi sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan mental manusia, BINUS University berinisiatif meluncurkan program studi baru yang bertujuan mencetak profesional yang memahami prinsip dasar perilaku dan proses mental manusia sekaligus prinsip dasar komputasi, data, pemrograman.
Nama program tersebut adalah Digital Psychology, dan sesuai namanya, kurikulum program ini menggabungkan ilmu psikologi dengan ilmu komputer.
Jadi, setelah lulus, mahasiswa bisa mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia dan dunia global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






