Jelang Hari Pers Nasional 2024, Monumen Pers Solo Menggelar Pameran Foto

AKURAT JAKARTA - Jelang Hari Pers Nasional (HPN) 2024, Monumen Pers Nasional Solo gelar pameran foto dan kliping berita.
Adapun pameran foto yang digelar tersebut akan diperingati di Jakarta pada pertengahan bulan Februari.
Dilansir dari antaranews.com, kabar tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Usman Kansong.
Usman mengatakan bahwa melalui pameran, masyarakat diharapkan bisa melihat kembali sejarah Bangsa Indonesia.
Baca Juga: Gelar Pameran Seni Lukis LIAR, Ini Tujuan Ketua Golkar Jaksel Kreshna Putra
"Kita bisa menengok kembali sejarah bangsa melalui pameran foto dan berita tentang pemilu, dari tahun 1955-2009," katanya.
Ia juga mengatakan jika sayang sekali foto pemilu dan kliping berita di era dahulu tak dipamerkan kepada masyarakat.
"Monumen Pers ini punya harta tak ternilai, yaitu koran-koran. Dari koran tahun 1800 sampai sekarang. Ini sayang sekali kalau kita tidak perlihatkan kepada masyarakat. Kalau peneliti memang banyak yang datang ke mari, tetapi masyarakat umum saya kira penting juga untuk melihat," katanya.
Menurutnya, banyak sekali sejarah pemilu yang penting untuk disampaikan kepada masyarakat, seperti pemilu pertama tahun 1955.
"Saat ini sekian puluh bahkan lebih dari 100 partai politik ikut serta, ada juga partai-partai daerah," katanya.
Pada saat itu, masyarakat merayakan datangnya pemilu dengan perasaan yang wajar dan tak ada gesekan.
Ia berharap, melalui pameran foto dan berita bisa menjadi sarana belajar terkait dinamika politik dan dinamika demokrasi.
"Karena pemilu adalah ukuran sebuah negara itu demokrasi atau tidak, walaupun para pakar itu banyak juga yang mengatakan pemilu itu demokrasi yang prosedural tetapi ada demokrasi yang substansif lagi. Ini mungkin bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, betapa dinamisnya bangsa ini dan betapa bangsa ini dipersatukan oleh semangat persatuan yang sama," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







