Selain Matinya Portgas D Ace, Berikut adalah 3 Momen Paling Menyedihkan di Serial One Piece

AKURAT JAKARTA - One Piece kini menjadi salah satu anime yang sangat populer dan memiliki banyak fans.
Hingga kini, serial One Piece belum juga tamat dan masih terus berlangsung hingga ribuan episode.
Dalam serial One Piece ini tentu ada berbagai momen yang membuat penontonnya terpana.
Salah satunya adalah momen tersedih dalam One Piece, seperti kematian Portgas D Ace, kakak dari Luffy.
Selain itu, dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah 3 momen menyedihkan dalam serial One Piece.
Matinya Pedro
Pedro merupakan salah satu karakter dalam One Piece. Ia merupakan seorang Jaguar Mink dan mantan Bajak Laut Nox.
Pedro bertemu dengan Topi jerami ketika Luffy dan krunya datang ke kampung halamannya.
Bajak Laut Topi Jerami berjasa bagi Pedro karena menyelamatkan kampung halamannya.
Pedro membantu Topi Jerami pergi ke Whole Cake Island. Namun, keadaan sulit karena dikejar oleh pasukan Big Mom.
Karena merasa berhutang budi, Pedro mengorbankan dirinya agar Bajak Laut Topi Jerami bisa keluar dari Whole Cake Island.
Matinya Ace
Dalam episode 483, terjadi sebuah pertempuran besar marineford dan mengakibatkan Ace tertangkap.
Hal itu memicu Perang Paramount dan membuat adik Ace, Luffy dan kelompok Bajak Laut Shirohige pergi untuk menyelamatkannya.
Ace berhasil diselamatkan, tapi Luffy jadi sasaran Laksamana Akainu.
Ace kemudian rela mengorbankan nyawanya demi keselamatan Luffy. Sebelum mati, Ace menyampaikan kata-kata terakhirnya untuk sang adik dan Bajak Laut Shirohige.
Topi Jerami Berpisah
Terdapat suatu momen ketika Luffy dan krunya berperang melawan bangsawan dunia.
Baca Juga: Fakta Seputar Nami di One Piece: Pencuri Handal, Ahli Navigasi, dan Suka Gonta-ganti Pakaian
Perlawanan tersebut membuat Admiral Kizaru, Pacifista, Bartholomew Kuma, dan Sentomaru datang ke Pulau Sabaody untuk menangkap mereka.
Sadar tak akan mengimbangi kekuatan Admiral Kizaru, Luffy memerintahkan krunya untuk berpencar.
Usaha tersebut dihalangi oleh Kuma dengan mengeluarkan kekuatan Nikyu Nikyu no Mi. Akibatnya kru Bajak Laut Topi Jerami terpisah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






