Penumpang Transjabodetabek Rute Blok M – Bandara Soetta Membludak Jelang Lebaran, Gubernur Pramono Pertimbangkan Penambahan Armada

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno Hatta menjelang periode mudik Lebaran 2026.
Bahkan, katanya, tingginya jumlah penumpang sempat menimbulkan antrean di kawasan Blok M.
"Sekarang saja sudah ada permintaan untuk nambah busnya. Karena ada permintaan untuk menambah busnya, artinya ini kan lagi mau Lebaran," ujar Pramono kepada wartawan dikutip, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga: Prediksi Skor Real Betis vs Panathinaikos di UEL, 20 Maret 2026: Misi Comeback Los Verdiblancos
Ia mengatakan, lonjakan penumpang tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi umum yang terintegrasi menuju bandara.
Pramono juga mengakui antrean penumpang di titik keberangkatan Blok M sempat mengganggu aktivitas di kawasan tersebut, sehingga Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah mengevaluasi kemungkinan penambahan armada.
"Bahkan yang di Blok M itu, mohon maaf, akhirnya ada antrean dan antreannya itu sempat mengganggu aktivitas yang ada di Blok M. Sehingga kami lagi mempertimbangkan untuk menambah armada," tuturnya.
Meski demikian, mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengaku belum menerima data pasti terkait jumlah penumpang yang menggunakan rute tersebut.
Namun, permintaan penambahan bus dinilai menjadi indikator tingginya tingkat keterisian layanan tersebut.
"Yang pertama saya angkanya tidak tahu, tetapi sekarang saja sudah ada permintaan untuk nambah busnya," tukasnya.
Sebelumnya, Pramono meresmikan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) di Terminal Blok M Jalur 6, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).
Pramono mengatakan, kehadiran rute ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi saat bepergian ke bandara.
"Selama ini sekitar 70 hingga 80 persen masyarakat masih menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju bandara. Padahal, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai lebih dari 54,9 juta orang per tahun," ujar Pramono. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





