Sistem Antrean Digital Pangan Bersubsidi Dinilai Positif, Legislator Golkar Ingatkan Pemprov Perlunya Sistem Cadangan

AKURAT JAKARTA - Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, menilai bahwa penerapan sistem antrean digital dalam penyaluran pangan bersubsidi merupakan langkah positif Pemprov DKI.
Menurutnya, sistem antrean digital membantu distribusi menjadi teratur dan terukur. Sekaligus mengingatkan agar evalasi mekanisme tersebut secara berkala. Sehingga tidak menimbulkan kendala baru di lapangan.
"Jika masih ada warga yang belum terlayani karena kuota habis, perlu disiapkan mekanisme penyesuaian secara real time atau kuota darurat," ujar Andri dalam keterangannya, dikutip Rabu (15/10/2025).
Kebutuhan masyarakat terhadap pangan bersubsidi, lanjutnya, tidak selalu bisa diprediksi secara pasti berdasarkan kuota harian.
Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta bersama Pasar Jaya perlu menyiapkan sistem cadangan distribusi guna mengantisipasi lonjakan permintaan, terutama di wilayah padat penduduk.
"Pemerintah harus menyiapkan sistem cadangan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan agar distribusi tetap lancar," tuturnya.
Baca Juga: Legislator Golkar Dorong Pemerataan Fasilitas Olahraga di Tingkat Kelurahan Jakarta
Ia juga meminta Pemprov untuk memberi perhatian khusus bagi kelompok masyarakat rentan, seperti Lansia (lanjut usia), penyandang disabilitas, dan warga yang kesulitan mengakses teknologi digital.
Sistem digital seharusnya tidak menutup peluang kelompok rentan. Namun sebaliknya, memberikan kemudahan akses.
"Pasar Jaya perlu menyiapkan jalur prioritas atau layanan manual bagi kelompok rentan," sambung Andri.
Ia menambahkan, keberhasilan program pangan bersubsidi tidak hanya diukur dari ketertiban administrasi, tetapi juga dari kemudahan dan keadilan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Tujuan utama program itu adalah menstabilkan harga dan memastikan pangan terjangkau bagi warga Jakarta," kata Andri.
"Karena itu, sistemnya harus terus disempurnakan agar berpihak kepada rakyat kecil," imbuhnya.
Sebagai anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Andri memastikan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar program pangan bersubsidi berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan.
"Komisi B akan memastikan setiap kebijakan terkait pangan bersubsidi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandasnya. (*)
Gambar: Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026



