Jakarta

Tim Transisi Pemerintahan Pramono-Rano Bertemu Pj Gubernur Jakarta Bahas Masalah Ini, Janji Dipersiapkan Sebulan Sebelum Pelantikan

Yasmina Nuha | 16 Januari 2025, 17:19 WIB
Tim Transisi Pemerintahan Pramono-Rano Bertemu Pj Gubernur Jakarta Bahas Masalah Ini, Janji Dipersiapkan Sebulan Sebelum Pelantikan

AKURAT JAKARTA - Tim Transisi Pemerintahan Pramono Anung-Rano Karno mengadakan pertemuan dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Teguh didampingi berbagai jajaran Pemprov DKI Jakarta seperti Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Sarjoko.

Sementara dari tim transisi pemerintahan Pramono-Rano yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdia, Chico Hakim, Charles Honoris, dan Emir Kresna.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Extra We Time: Konser Musik Lintas Generasi di 10 Titik Jabodetabek, Dimulai Besok hingga 15 Februari, Berikut Daftar Lokasinya

Ketua Tim Transisi Pemerintahan Pramono-Rano, Ima Mahdia, mengatakan bahwa pihaknya menerima dengan baik kerja sama dengan Teguh dan jajarannya.

Di mana dalam satu bulan ke depan, pihaknya bakal mempersiapkan segala hal bersama Pemprov DKI Jakarta sebelum pelantikan Pramono-Rano.

"Karena bagaimanapun ke depannya, dalam satu bulan ini kami mempersiapkan apa yang menjadi kebutuhan Pak Pram dan Bang Rano ketika mereka berdua dilantik untuk segera bekerja," ujar Ima.

Ima juga mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya menekankan untuk membahas terkait program-program yang bersifat kerakyatan.

"Yang ditekankan yang pasti yang paling banyak masalah program-program kerakyatan, khususnya masyarakat," ujar Ima.

Ia menjelaskan salah satu program yang menjadi perhatian yaitu permasalahan dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

"Bahwa yang selama ini kita kasih contoh bagaimana KJP, KJMU yang bermasalah dari pendataan itu yang harus diselesaikan dengan segera," tuturnya.

Baca Juga: HARMONIEST Party: Konser Musik di Jakarta Timur Menghadirkan Lomba Sihir, HIVI! dan Wijaya80, Catat Tanggal dan Harga Tiketnya

Kemudian, hal-hal lain yang menyangkut dengan masalah-masalah Jakarta yang memang sudah bertahun-tahun juga sedang pihaknya carikan solusi bersama dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Jadi prinsipnya Pak Pram dan Bang Doel ingin bekerja, ingin membuat sesuatu. Jadi bahkan tiap hari adalah mungkin mencari solusi dan merealisasikan apa yang menjadi janji-janji beliau," katanya.

Untuk progres pembahasan, lanjut Ima, pihaknya dari masing-masing bidang sudah dari hari Senin (13/1) berkoordinasi dengan masing-masing dinas terkait.

"Karena kami sudah mengelompokkan program-program dan belanja masalah yang selama masa kampanye Mas Pram dan Bang Doel banyak terima masukan dari masyarakat," ujarnya.

Selain itu, ia mengaku bahwa ketika masa kampanye, Pramono-Rano juga menerima sekitar 20 ribuan aspirasi yang harus dicarikan solusinya.

"Jadi ketika beliau-beliau menjabat sudah bisa terlihat progresnya," pungkasnya.

Sementara Pj Gubernur Teguh Setyabudi mengatakan, pertemuan tersebut sangat luar biasa dan berlangsung dengan bagus dan akrab.

Mereka pun punya semangat dan tekad yang sama untuk menyukseskan persiapan pemerintahan gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Baca Juga: Persita Menang 2-1 Lawan PSIS, Bang Zaki: Tetap Fokus, Perjalanan Masih Panjang

"Bagaimana nanti agar gubernur dan wakil gubernur terpilih kemudian dilantik, bisa langsung melakukan tugas pokok fungsinya dengan lebih baik lagi. Pokoknya dengan langsung baik gitu. Ini kita harapkan," tuturnya.

Ia juga mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya masih bicara umum karena mereka hanya diskusi berbagai hal. Namun, ia menegaskan tekad mereka sama.

"Bukan lagi satu dikotomi tim transisi dan pemprov, tapi kami adalah satu. Bagaimana kita sama-sama punya semangat untuk menyiapkan agar nanti bisa berjalan jauh lebih baik lagi," ujarnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.