Jakarta

Anies dan Ahok Bakal Beri Kejutan Bulan Ini, Pengamat: Anies Lagi Cari Panggung ke Pramono-Rano dan PDIP

Yasmina Nuha | 2 Januari 2025, 21:43 WIB
Anies dan Ahok Bakal Beri Kejutan Bulan Ini, Pengamat: Anies Lagi Cari Panggung ke Pramono-Rano dan PDIP

AKURAT JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan bahwa mereka akan memberi kejutan kepada masyarakat pada bulan Januari 2025 Ini.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat politik Citra Institute, Efriza beranggapan, dibalik kejutan ini terlihat Anies sedang mencari panggung kepada Pramono-Rano dan PDIP usai dirinya mendukung mereka di Pilkada Jakarta lalu.

"Anies diyakini sedang mencari panggung kepada Pramono dan Rano serta PDIP melalui minta balik 'pamrih' setelah ia membantu memenangkan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta," ujar Efriza kepada Akurat Jakarta, Kamis (2/1/2025).

Baca Juga: Begini Penilaian Pengamat Terhadap Jokowi yang Tak Hadir Bersama Para Mantan Gubernur Jakarta di Acara JakAsa: Gengsi dan Ogah Gabung Lawan Politik

Ia juga meyakini, Anies ingin menggaet massa Ahok untuk kepentingan politik praktisnya dengan didukung Pramono-Rano maupun PDIP secara tak langsung, salah satunya yaitu mendirikan organisasi masyarakat (ormas)

"Ditenggarai memungkinkan untuk mendirikan organisasi masyarakat (ormas) yang disinyalir ormas itu untuk dijadikan partai politik," katanya.

Memungkinkan pula, lanjut Efriza, nantinya nama Anies-Ahok coba diapungkan ke publik agar nuansa Indonesia terpantul. Mereka pun bisa jadi kekuatan baru dalam oposisi pemerintahan.

Baca Juga: TOP! MK Putuskan Semua Partai Politik Bisa Usung Capres-Cawapres Sendiri Tanpa Koalisi di Pemilu 2029, Hapus Syarat Ambang Batas Minimal 20 Persen

"Duet Anies-Ahok dilakukan untuk membranding Anies agar tidak tenggelam karena menjadi pengangguran politik ketika gagal sebagai cagub di Pilkada Jakarta," ujarnya.

"Dan mengapungkan nama Anies-Ahok agar kedua nama ini menjadi kekuatan baru selain PDIP yang beroposisi dengan pemerintah," imbuhnya.

Ia menilai, Anies juga sengaja mencari momentum bersama Ahok untuk memperluas dirinya bisa diterima masyarakat banyak dari beragam latar agama.

"Ia merajut hubungan yang terkoyak dengan Ahok karena politik identitas yang dimainkan Anies dan partai politik koalisinya saat mengalahkan Ahok di Pilkada 2017 lalu," tuturnya.

Sebelumnya, Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadiri acara Bentang Harapan JakASA di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2024).

Dalam acara tersebut, turut dihadiri juga mantan Gubernur Jakarta lainnya yaitu Sutiyoso, Fauzi Wibowo, dan Djarot Syaiful. Selain itu, dihadiri juga Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi dan Menteri Agama Nazarudin Umar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat Ahok dan Anies duduk bersampingan. Kedua mantan gubernur yang pernah berkontestasi pada Pilkada 2016 tersebut terlihat berbincang.

Usai acara tersebut, para wartawan menanyakan apa yang diperbincangkan keduanya. Namun, keduanya enggan menanggapi apa yang diperbincangkan.

Ahok menyebut bahwa urusan tersebut ditanyakan kepada Anies. Ia juga menyebut akan mengungkapkan agenda tersebut bulan depan.

"Mesti tanya sama pak Anies dong. Ini urusan beda. Tadi urusan sama Pak Anies beda urusan. Tunggu bulan depan tanggal main," ujar Ketua DPP PDIP itu. (*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y