Jakarta

Update Kecelakaan Maut GranMax di Tol Cikampek, Petugas Evakuasi 13 Kantong Jenazah dan Satu Korban Berhasil Diidentifikasi

Fikri Hidayatulloh | 8 April 2024, 15:40 WIB
Update Kecelakaan Maut GranMax di Tol Cikampek, Petugas Evakuasi 13 Kantong Jenazah dan Satu Korban Berhasil Diidentifikasi

AKURAT JAKARTA - Sebuah unit kendaraan GranMax terbakar hebat setelah ditabrak bus di Jalan Tol Cikampek Kilometer 58, pada pukul 08.15 WIB.

Data terbaru mengungkap Polisi mengevakuasi 13 kantong jenazah korban kecelakaan maut GranMax ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang, Jawa Barat.

"Untuk korban kecelakaan di KM 58 ini ada 13 kantong. Jadi ralat tadi 12 kantong. Ternyata ada beberapa potongan tubuh yang masih tertinggal dimasukkan lagi ke kantong mayat," kata Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Aan Suhanan dikutip dari PMJ News, Senin (8/4/2024).

Baca Juga: CEK! 5 Fakta Menarik dari Drama Korea Wonderful World yang Sudah Tayang di Disney+ Hotstar

Menurut Aan, petugas saat ini sedang melakukan proses identifikasi para korban yang ada pada 13 kantong jenazah.

Proses identifikasi ini melibatkan tim forensik RSUD Karawang bekerjasama dengan tim Inafis, tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri, dan juga tim forensik dari rumah sakit.

"Jadi ada secara keseluruhan ada 13 kantong mayat yang sedang diidentifikasi. Sudah ada tim dari Inafis, dari DVI, dari forensik RSUD Karawang yang sedang mengidentifikasi korban yang luka bakar ini," tegas Aan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 8 April 2024 untuk Aries, Taurus, dan Gemini

Aan menambahkan enam mayat korban kecelakaan Granmax dalam kondisi masih utuh.

Satu korban sudah berhasil diidentifikasi, namun masih belum dapat dipublikasi.

"Ada satu dari data inafis kita yang teridentifikasi, alamatnya di kudus untuk penumpang Gran Max ini. Ini identik, tapi akan kita pastikan dengan alamat yang ada," terangnya.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.