Jakarta

Ada-ada Saja! NDX A.K.A Hentikan Konser Sepihak di Bali Gara-gara Penonton Sibuk Kampanye Capres

Fikri Hidayatulloh | 11 Januari 2024, 11:43 WIB
Ada-ada Saja! NDX A.K.A Hentikan Konser Sepihak di Bali Gara-gara Penonton Sibuk Kampanye Capres

AKURAT JAKARTA - Grup band NDX AKA menghentikan pertunjukkan musik mereka di Denpasar, Bali, pada 10 Januari 2024.

NDX AKA menilai kondisi penonton yang menghadiri konser sudah tidak kondusif, mengingat saat pertunjukkan musik sedang berlangsung, muncul teriakan-teriakan bernuansa kampanye Pemilihan Presiden 2024.

"Yang lagi viral konser NDX A.K.A di Bali dihentikan! Konser NDX A.K.A yang berlangsung di Bali diberhentikan setelah Penonton kurang kondusif, pasalnya penonton berteriak capres nomor satu, nomor dua, nomor tiga di saat konser berjalan yang konser ini bukan merupakan konser kampanye," bunyi keterangan akun @jogjafestmusik di Instagram, Kamis (11/1/2024).

Baca Juga: 10 Jadwal Konser NDX AKA Terbaru 2024, Paling Dekat Tampil di Balikpapan dan Prabumulih

@jogjafestmusik turut menyertakan video konser NDX A.K.A.

Akibat menghentikan aksi sepihak, NDX A.K.A diangap penonton tidak proposional dan Baperan.

"Naamun kalian perlu ketahui bahwa ini adalah sikap yang bagus dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti kericuhan /bentrok yang bisa terjadi."

"NDX jga sudah meminta jika konser dilanjutkan maka penonton harus netral karena ini konser bukan bersifat kampanye namun (berbayar). Namun penonton tidak juga kondusif NDX aka pun mengambil sikap tegas," lanjut @jogjafestmusik

Baca Juga: Cerita Voice of Baceprot Ingin Berhenti dari Industri Musik Tanah Air, Loh Gak Bahaya Tah?

"Beda pilihan itu hal yang wajar namun kalian semua harus bisa menempatkan posisi di mana tempatnya. Kasihan yang udah datang bayar hanya karena pengen menikmati acara musiknya," tutup @jogjafestmusik.

Di Bali, NDX A.K.A tampil di acara Sesetan, Denpasar. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.