Jadwal One Way Jalur Bandung-Lembang, Polisi Gunakan Skema Cepat Cek Infonya di Sini

AKURAT JAKARTA - Polisi menerapkan one way secara bergantian di Jalur Bandung-Lembang yang macet parah akibat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2024.
Penerapan skema satu arah telah dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dari arah Bandung menuju kawasan wisata Lembang maupun sebaliknya.
Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto mengatakan, dari pagi tadi sampai siang ini, polisi telah melaksanakan delapan kali 'one way.
"Kami prioritaskan dari bawah dari arah Bandung ke Lembang sebanyak lima kali, kemudian dari Lembang sebanyak tiga kali,” kata Sudirianto dikutip dari Antara.
Sudirianto menjelaskan, penerapan sistem satu arah diterapkan selama 15 menit untuk menghindari kepadatan dari kendaraan yang hendak menuju kawasan Lembang.
"Kami lakukan 15 menit 'one way' dari atas bawah, kemudian dari bawah ke atas dengan melihat volume mana yang terberat,” katanya.
Baca Juga: Buka Tutup Puncak Hari Ini, One Way dari Bogor Arah Jakarta, Cek Waktunya di Sini
Menurutnya, berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (24/12) 36 ribu kendaraan roda dua dan empat memasuki kawasan Lembang.
Maupun kendaraan yang menuju Kota Bandung dengan memberlakukan sistem satu arah sebanyak 28 kali.
"Sore nanti kami akan melakukan kegiatan "one way" kembali dengan difokuskan dari arah Lembang menuju Bandung, karena kebanyakan wisatawan yang dari tempat wisata akan pulang ke tempatnya masing-masing,” kata dia.
Sudirianto mengatakan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas ini cukup efektif ini mengurai kemacetan volume kendaraan dari arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya.
Ia menyebut pihaknya telah menerjunkan sebanyak 177 personel yang terbagi ke beberapa titik yang menjadi simpul kemacetan di kawasan Cimahi-Kabupaten Bandung Barat.
Selain itu, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mengecek kendaraannya agar tidak mengalami kendala maupun kecelakaan yang bisa menghambat lalu lintas kendaraan.
“Untuk para wisatawan untuk diperhatikan dengan mempersiapkan kendaraan. Mengingat kondisi kendaraan adalah faktor utama yang menyebabkan kecelakaan,” kata Sudirianto. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






