Bupati Tangerang Cek Dapur MBG Parahu, Sasar 2.500 Penerima Manfaat, Pekerjakan 43 Warga Lokal

AKURAT JAKARTA — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turun langsung memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Parahu 2, Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, pada Selasa (6/10/2026).
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan MBG berjalan optimal, higienis, serta memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi oleh jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, pihak Puskesmas, Camat Sukamulya, serta Kepala Desa Parahu.
Rombongan melihat langsung seluruh alur operasional di SPPG, mulai dari persiapan bahan baku makanan, proses pengolahan di dapur, standar kebersihan sarana, hingga teknis distribusi ke para penerima manfaat.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Puskesmas, Pak Camat, dan Pak Kepala Desa melihat secara langsung operasional SPPG di Desa Parahu. Alur-alurnya sudah dijelaskan dan sesuai dengan SOP. Sertifikat higienis dari Dinas Kesehatan juga sudah keluar,” ujar Bupati Maesyal.
Layani 2.500 Penerima Manfaat dan Jaga Kualitas Distribusi
Bupati Maesyal menyebutkan bahwa SPPG Parahu 2 saat ini melayani sekitar 2.500 penerima manfaat. Sasaran program pemenuhan gizi ini mencakup kelompok rentan dan usia tumbuh kembang, mulai dari balita, anak-anak sekolah di jenjang TK, SD, dan SMP, hingga ibu hamil di wilayah setempat.
Untuk menjaga kualitas dan kehangatan makanan, proses distribusi logistik menggunakan armada khusus. Waktu tempuh pengiriman juga dibatasi secara ketat, yakni maksimal sekitar 15 menit perjalanan menuju titik-titik penerima manfaat.
Baca Juga: Sempat Disandera di Perairan Somalia, 4 WNI MT Honour 25 Akhirnya Pulang Selamat
Selain itu, aspek ramah lingkungan dan kebersihan pasca-konsumsi juga diperhatikan. Makanan MBG didistribusikan menggunakan wadah ompreng khusus yang nantinya akan ditarik kembali oleh petugas untuk dibersihkan dan diserilisasi ulang.
Proses pengambilan wadah kosong ini dijadwalkan secara rutin sekitar pukul 10.00 WIB setelah makanan selesai dikonsumsi oleh para siswa dan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





