Jakarta

Dicopot dari Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Tepis Isu Gesekan Internal Kemenkeu

Yusuf Doank | 15 September 2026, 19:56 WIB
Dicopot dari Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Tepis Isu Gesekan Internal Kemenkeu
Mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa - AKURAT.CO/ANDOY

AKURAT JAKARTA – Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu adanya gesekan internal di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang melatarbelakangi pergantian posisi bendahara negara.

Purbaya menyebut pergantian jabatan menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Purbaya usai menjalani prosesi serah terima jabatan (sertijab) Menkeu kepada Suahasil Nazara di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Purbaya Ingatkan Pemprov DKI Tak Terburu-buru Terbitkan Obligasi Daerah, Pramono: Tetap Akan Kami Ajukan

"Gesekan sih tidak ada. Yang jelas itu hak prerogatif Presiden dan beliau sudah memutuskan. Lagipula setahun kan sudah cukup, dulu kan sudah tanda tangan kontraknya setahun, kita ikuti," kata Purbaya.

Penegasan ini sekaligus merespons spekulasi publik yang mengaitkan pergantian Menkeu dengan isu ketegangan antara Purbaya dan jajaran Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Meski masa jabatannya berakhir, Purbaya mengaku puas dengan kinerjanya selama satu tahun memimpin Kemenkeu. Ia menyoroti keberhasilannya mengerek laju pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level atas lima persen.

"Paling tidak lumayan, kita sudah menaikkan pertumbuhan ekonomi. Dari yang sebelumnya di bawah lima persen, bisa naik ke atas lima persen, bahkan sempat menyentuh 5,29 persen hingga 5,39 persen sebelum ada gangguan," jelasnya.

Purbaya juga memberi sinyal enggan kembali menduduki posisi sebagai pejabat negara seusai diberhentikan dari Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y