Jakarta

Bupati Maesyal Rasyid Pimpin Rapat Darurat Bencana Bersama Forkopimda, Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

M Rahman Akurat | 10 September 2026, 08:53 WIB
Bupati Maesyal Rasyid Pimpin Rapat Darurat Bencana Bersama Forkopimda, Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Bupati Maesyal Rasyid memimpin rapat koordinasi penanganan darurat bencana Forkopimda Kabupaten Tangerang - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin rapat koordinasi penanganan darurat bencana dan antisipasi aktivitas Gunung Anak Krakatau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang di Gedung Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (9/9/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai langkah kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama unsur Forkopimda dan perangkat daerah dalam mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap masyarakat.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar seluruh unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung maupun dampak terhadap masyarakat.

“Yang paling utama adalah kesiapsiagaan dan koordinasi. Semua unsur harus mengetahui tugasnya masing-masing dan siap bergerak apabila kondisi di lapangan membutuhkan penanganan,” ujar Bupati Maesyal.

Baca Juga: Dongkrak Ekonomi 5,67 Persen, Bupati Tangerang Ajak FSP-RTMM Perkuat Sinergi Tripartit, Begini Katanya!

Ia meminta seluruh perangkat daerah dan unsur Forkopimda untuk terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung di wilayah masing-masing.

Kesiapan Lintas Sektor dan Logistik

Dari sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang telah mendistribusikan masker ke Puskesmas, masyarakat, dan sejumlah tempat umum. Ketersediaan masker di apotek, minimarket, dan supermarket juga dipastikan masih mencukupi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.

“Tenaga kesehatan juga kita minta tetap siaga di tempat tugas. Kita harus mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan seperti iritasi mata, ISPA, maupun gangguan kulit akibat abu vulkanik,” katanya.

Baca Juga: Sekolah Belum Aman dari Abu Vulkanik, Pemkot Tangerang Pilih Perpanjang PJJ

Sementara BPBD Kabupaten Tangerang bersama Perumdam Tirta Kerta Raharja dan instansi terkait diminta aktif melakukan penyiraman jalan serta mengantisipasi potensi kebakaran lahan dan semak-semak kering.

Penyiraman rutin juga dilakukan di area Tempat pembuangan akhir sampah (TPA) untuk mencegah kebakaran akibat kondisi cuaca kering.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.