Jakarta

Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkab Tangerang Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana bersama TNI-Polri

M Rahman Akurat | 9 September 2026, 07:45 WIB
Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkab Tangerang Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana bersama TNI-Polri
Apel gabungan kesiapsiagaan bencana digelar Pemkab Tangerang bersama TNI-Polri - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Langkah antisipasi ini ditegaskan melalui Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar bersama TNI-Polri, BPBD, tenaga kesehatan, PMI, Satpol PP, Dishub, dan relawan di wilayah hukum Polresta Tangerang pada Selasa (8/9/2026).

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang memimpin langsung apel tersebut, menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan respons menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan masyarakat di tengah ancaman bencana.

Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Mengancam, Legislator Golkar Farah Savira Usul PJJ Diperpanjang Sepekan

“Prinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kita tidak boleh lambat dalam merespons, karena kecepatan dan ketepatan tindakan kita adalah penentu keselamatan jiwa masyarakat,” tegas Maesyal Rasyid dalam arahannya.

Antisipasi Abu Vulkanik dan Ancaman Pesisir

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal memaparkan bahwa fluktuasi aktivitas Gunung Anak Krakatau perlu diantisipasi secara serius.

Dampak yang diwaspadai meliputi sebaran abu vulkanik yang berpotensi memicu gangguan pernapasan, hambatan jalur logistik, hingga ancaman gelombang sekunder di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.

Untuk menekan risiko tersebut, koordinasi lintas sektoral kini mulai diperketat. Pemkab Tangerang memastikan seluruh instansi terkait bergerak cepat dalam menyiapkan infrastruktur darurat.

"Saya meminta seluruh unsur memperkuat koordinasi dan memastikan peralatan mitigasi, armada evakuasi, posko pengungsian, serta logistik darurat dalam kondisi siap pakai," terangnya.

Baca Juga: Hadir Sebagai Penantang Baru, Honda Supra X Cross 125 Punya Desain yang Lebih Brutal Dari Supra Biasa, Harga Gak Jauh Beda!

Layanan Kesehatan Bersiaga 24 Jam

Sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam rencana kontinjensi ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Puskesmas, dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) diinstruksikan untuk masuk dalam status siaga penuh.

Petugas medis diminta menyiagakan armada ambulans, persediaan obat-obatan, tabung oksigen, serta mempercepat distribusi masker kepada masyarakat di area terdampak.

"Pelayanan kesehatan harus siap 24 jam menghadapi segala dampak erupsi Gunung Anak Krakatau," tegas Bupati Maesyal Rasyid.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.