Jakarta

Detik-Detik Mencekam Garuda GA604 Alami Ban Pecah Saat Landing di Makassar

Yusuf Doank | 3 September 2026, 19:05 WIB
Detik-Detik Mencekam Garuda GA604 Alami Ban Pecah Saat Landing di Makassar
Ilustrasi pesawat Garuda

AKURAT JAKARTA – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA604 rute Jakarta–Makassar mengalami insiden pecah ban saat mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan, Kamis (3/9/2026).

Seluruh penumpang yang berjumlah 156 orang beserta seluruh kru pesawat dipastikan selamat tanpa cedera.

Insiden ini sempat memicu penutupan sementara landasan pacu (runway) guna memberi ruang bagi tim darurat melakukan evakuasi armada dan sterilasi area.

Baca Juga: Kondisi Stasiun Karet Usai Ditutup: Akses Pejalan Kaki Dipasangi Tenda, Pembongkaran Mulai Berjalan

Manajemen Garuda Indonesia membenarkan peristiwa gangguan pada sistem roda pendaratan (undercarriage) tersebut. Pihak maskapai memastikan penanganan darurat berjalan sesuai prosedur keselamatan.

"Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi aman. Kami terus berkoordinasi intensif dengan KNKT serta otoritas bandara untuk mengusut kejadian ini," rilis manajemen Garuda Indonesia secara resmi.

Salah satu penumpang dalam penerbangan tersebut, musisi Ari Lasso, mengutarakan rasa syukurnya atas keselamatan seluruh penumpang serta mengapresiasi keandalan tim penyelamat di lapangan.

"Alhamdulillah saya dan keluarga selamat. Respons tim emergency bandara dan Garuda Indonesia sangat cepat dan sigap," ungkap Ari.

Imbas evakuasi pesawat, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin sempat tertahan. Namun, operasional runway telah kembali dibuka secara normal pada sore hari setelah dipastikan memenuhi standar keselamatan udara.

Saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah menurunkan tim investigasi guna menguji kelayakan ban, rekam jejak perawatan armada, hingga faktor teknis pendaratan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y