Jakarta

Buka Workshop Penguatan Karakter Anak, Wabup Tangerang: Positive Parenting dan Literasi Digital Kunci Cetak Generasi Unggul

M Rahman Akurat | 1 September 2026, 09:36 WIB
Buka Workshop Penguatan Karakter Anak, Wabup Tangerang: Positive Parenting dan Literasi Digital Kunci Cetak Generasi Unggul
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, usai membuka Workshop Penguatan Karakter Anak, Literasi Digital, dan Parenting - (Dok. Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Workshop Penguatan Karakter Anak, Literasi Digital, dan Parenting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi saat ini memberikan dua dampak yang saling berlawanan.

Di satu sisi, teknologi menjadi potensi besar yang bisa menjadikan anak lebih cerdas dan kritis. Namun di sisi lain, digitalisasi juga membawa tantangan berat dan kompleks bagi pengasuhan anak.

Baca Juga: Kaum Mendang-Mending Minggir! Honda Supra X Cross 125 Ketawa Lihat Rivalnya, Mesin Beringas dan Bobot 97 Kg Siap Libas Jalanan Rusak

Oleh karena itu, Wabup Intan menegaskan bahwa penerapan positive parenting (pola pengasuhan positif) dan literasi digital yang cukup bagi anak-anak Generasi Z dan Generasi Alfa sangat penting serta perlu terus diperkuat.

“Pola pengasuhan yang positif atau positive parenting dan literasi digital sangat penting dan perlu terus diperkuat di era digital. Pengasuhan kaku atau serba melarang sudah tidak relevan lagi," tegasnya.

"Orang tua harus menerapkan positive parenting dengan menjadi teman diskusi yang hangat serta pembimbing yang bijak," lanjut Wabup Intan.

Wabup Intan menambahkan bahwa batasan fisik dan aturan penggunaan teknologi tetap harus ditegakkan secara seimbang oleh orang tua di rumah.

"Di sisi lain, pembatasan penggunaan gawai dan pengawasan konten tetap wajib dilakukan guna mencegah dampak buruk seperti keterlambatan bicara atau speech delay pada anak,” lanjutnya.

Baca Juga: Terobos Lampu Merah dan Lawan Arus, Pemotor Tewas Ditabrak Mobil di Depok

Tantangan Pengasuhan Generasi Z dan Generasi Alfa

Lebih lanjut, Wabup Intan menjelaskan bahwa anak-anak yang tumbuh saat ini merupakan Generasi Z dan Generasi Alfa yang lahir di tengah pesatnya transformasi digital.

Kecepatan mereka dalam mengadopsi teknologi digital bagaikan pisau bermata dua yang memerlukan perhatian serius dari orang tua.

"Jemari mereka sangat lincah berselancar di layar gawai dan mahir di dunia maya. Namun di balik itu, ada potensi bahaya jika tanpa pendampingan yang tepat. Kita tidak ingin anak-anak mahir di dunia maya tetapi kehilangan karakter dan kesantunan di dunia nyata," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.