Gerakan Ayah Teladan Indonesia: Wabup Tangerang Ajak Wujudkan Generasi Berkualitas dan Keluarga Harmonis Melalui 4 Indikator Ini

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mendorong Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) menjadi program prioritas untuk pembentukan generasi muda yang berkualitas serta mewujudkan keluarga yang harmonis.
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat menghadiri acara diskusi lintas sektor program kependudukan dan pembangunan keluarga di Hotel Vega, Gading Serpong, pada Kamis (27/08/2026).
"Gerakan Ayah Teladan Indonesia hadir sebagai solusi untuk menguatkan peran strategis ayah dalam keluarga. Program GATI merupakan sebuah ajakan kepada seluruh ayah dan calon ayah agar hadir secara nyata dalam kehidupan keluarga untuk membentuk generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang harmonis," ujarnya.
Baca Juga: Hormati Pemberian Kakek-Nenek, Ariel Tatum Resmi Ubah Nama
Pentingnya Keterlibatan Ayah dalam Pembentukan Karakter Anak
Wabup Intan menegaskan bahwa keterlibatan seorang ayah merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan karakter anak.
Hal ini juga berdampak besar pada pembentukan mental yang mandiri hingga terbangunnya keharmonisan di dalam rumah tangga.
Menurutnya, keterbatasan kehadiran figur ayah, baik karena perceraian, tuntutan pekerjaan yang jauh, maupun sebab lainnya, berpotensi menimbulkan tantangan besar bagi perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak.
Baca Juga: BRIN Jelaskan Dasar Ilmiah Penggunaan Pati Singkong sebagai Peredam Api
4 Indikator Utama Peran Ayah menurut GATI
Lebih lanjut, Wabup Intan memaparkan bahwa keterlibatan aktif seorang ayah dapat diukur melalui empat indikator utama, di antaranya:
Interaksi Langsung: Kehadiran fisik dan keterlibatan ayah dalam aktivitas harian anak.
Aksesibilitas: Kemudahan anak untuk menjangkau ayahnya, baik secara fisik maupun psikologis.
Tanggung Jawab Penuh: Andil besar terhadap kesejahteraan, pendidikan, serta perlindungan anak.
Keterlibatan Domestik: Peran aktif dalam menyelesaikan pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan sehari-hari.
"Keterlibatan ayah bukan hanya membangun keluarga yang kuat, tetapi juga menggerakkan komunitas yang sehat dan masyarakat yang lebih berdaya," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





