Pemudik Diminta Hindari Kepadatan Puncak Arus Balik pada 24 Maret, Manfaatkan WFH

AKURAT JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) bersama Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik yang diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menekankan pentingnya manajemen waktu perjalanan agar masyarakat tidak terjebak dalam kepadatan yang ekstrem.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap nyaman dengan memantau informasi kepadatan jalan dan menghindari tanggal 24 Maret, baik dengan kembali lebih awal maupun setelahnya," kata Rivan di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Sejalan dengan hal tersebut, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, mengajak pemudik untuk memanfaatkan kebijakan Work From Home (WFH) yang telah diberikan pemerintah.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurai konsentrasi kendaraan dalam satu waktu.
"Kami mengimbau masyarakat bisa menjadwalkan kepulangan di luar arus puncak, misalnya pada tanggal 25 hingga 29 Maret. Dengan begitu, beban jalan dapat tersebar dan perjalanan menjadi lebih barokah serta minim hambatan," tutur Aan.
Demi menjaga kelancaran arus balik, pemerintah juga mengingatkan para operator angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pembatasan operasional angkutan barang. Kendaraan sumbu tiga ke atas, termasuk kereta tempel, dilarang beroperasi hingga 29 Maret mendatang.
"Kami memohon kerja sama para operator angkutan barang agar mematuhi aturan ini demi kepentingan bersama dan keselamatan seluruh pengguna jalan," tegasnya.
Momentum mudik dan balik tahun ini diharapkan tetap membawa semangat ukhuwah, di mana setiap pengendara saling menghargai dan mengutamakan keselamatan hingga sampai di tujuan dengan selamat untuk kembali beraktivitas.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




